Bupati Muara Enim Lepas Kontingen Petani dan Nelayan Terbaik ke PEDA KTNA XVI Sumsel di Empat Lawang

74

MUARA ENIM, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Muara Enim secara resmi memberangkatkan kontingen terbaik dari kalangan petani dan nelayan untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) XVI Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Selatan yang digelar di Kabupaten Empat Lawang.

Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Muara Enim H. Edison SH M.Hum di halaman Kantor Bupati, Selasa (4/11/2025), dengan penuh semangat dan harapan besar.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa para peserta yang diberangkatkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Muara Enim di sektor pertanian dan perikanan. Ia berharap mereka mampu membawa nama baik daerah sekaligus menyerap ilmu, inovasi, serta pengalaman baru untuk kemajuan Bumi Serasan Sekundang.

Bupati menjelaskan, kontingen yang diberangkatkan terdiri dari petani dan nelayan berprestasi dari berbagai kecamatan, yang sebelumnya telah melalui proses seleksi dan pembinaan. Mereka akan mengikuti beragam kegiatan, antara lain lomba keterampilan, temu wicara, gelar teknologi, serta pameran produk unggulan daerah.

Menurutnya, PEDA KTNA bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wahana silaturahmi, edukasi, dan pertukaran pengalaman antar pelaku agribisnis se-Sumatera Selatan. Oleh karena itu, Bupati berharap para peserta dapat memanfaatkan momen ini sebagai batu loncatan untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Muara Enim.

Acara pelepasan ditandai dengan pemakaian atribut peserta dan pengibaran bendera start oleh Bupati. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Muara Enim, Ir. Syamsiah M.Si, beserta jajaran OPD terkait.

PEDA KTNA XVI Sumsel dijadwalkan berlangsung selama lima hari, dengan partisipasi dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin jejaring yang lebih kuat antar pelaku agribisnis serta tumbuhnya inovasi berkelanjutan di sektor pertanian dan perikanan. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda