Bupati Monadi Pimpin Gerakan Nasional Indonesia ASRI di Kayu Aro Barat, Ajak Warga Jaga Lingkungan Bersih dan Sehat

6

KERINCI, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Kerinci kembali menggelar Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) tahun 2026 yang dipusatkan di Kecamatan Kayu Aro Barat, Ahad (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sekaligus kelestarian lingkungan.

Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup, sekaligus wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Kerinci Monadi bersama Wakil Bupati Kerinci H. Murison, Dandim 0417 Kerinci Letkol Inf Eko Siswanto, serta Kajari Sungai Penuh Robi Harianto. Turut hadir pula jajaran instansi vertikal, BUMN, BUMD, pihak swasta, perangkat daerah, para camat, hingga berbagai organisasi dan komunitas yang berpartisipasi aktif dalam gerakan tersebut.

Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dijaga secara berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Sejak pagi hari, ratusan peserta telah memadati titik kumpul sebelum bergerak menuju sejumlah lokasi gotong royong yang telah ditentukan. Mereka bersama-sama membersihkan sampah, merapikan lingkungan sekitar, serta memastikan kawasan tetap tertata rapi dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kerinci Monadi menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan gerakan moral yang harus menjadi budaya di tengah masyarakat.

“Kebersihan dan keindahan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya tetap aman, sehat, resik, dan indah,” tegas Monadi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan semangat gotong royong dan membangun kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan membiasakan pengurangan sampah plastik, seperti membawa tumbler sendiri dan memastikan tidak ada sampah yang tertinggal setelah kegiatan.

Lebih lanjut, Monadi menegaskan bahwa gerakan ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, melainkan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan terintegrasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Harapannya, semangat Indonesia ASRI benar-benar menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda