Wabup Kerinci Hadiri Rakerda LPTQ Provinsi Jambi 2026, Perkuat Pembinaan Generasi Qurani

10

KERINCI, BERITAANDA – Wakil Bupati Kerinci H. Murison menghadiri rapat kerja daerah (rakerda) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Jambi tahun 2026 yang digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, Kamis (12/2/2026).

Kehadiran Wabup Murison menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Kerinci terhadap penguatan pembinaan tilawah dan tahfiz Al-Qur’an, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Rakerda LPTQ 2026 diikuti oleh jajaran pengurus LPTQ Provinsi Jambi, perwakilan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, tokoh agama, serta sejumlah undangan lainnya. Forum ini menjadi momentum strategis untuk menyusun program kerja sekaligus mengevaluasi capaian pembinaan pada tahun sebelumnya.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menegaskan bahwa LPTQ memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda yang Qurani di tengah berbagai tantangan zaman.

“Pembinaan Al-Qur’an harus dilakukan secara berkelanjutan dan terstruktur. Kita tidak hanya menyiapkan peserta untuk MTQ, tetapi membentuk generasi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” tegasnya.

Ia juga mendorong seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi untuk terus memperkuat koordinasi serta meningkatkan kualitas pembinaan agar daerah ini mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi di tingkat nasional.

Sementara itu, Wabup Kerinci H. Murison, yang didampingi Asisten Pemerintahan Efrawadi dan Kabag Kesra Herlius, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan LPTQ dalam membina generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan daya saing.

“LPTQ memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an. Ini bukan sekadar meraih prestasi di ajang MTQ, tetapi bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi dalam kehidupan masyarakat,” ujar Murison.

Rakerda ini membahas sejumlah agenda penting, mulai dari laporan pelaksanaan kegiatan, evaluasi program kerja, hingga perumusan strategi pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Forum tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antar-daerah dalam menghadapi ajang MTQ tingkat provinsi maupun nasional. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda