TK di Lampung Selatan Didorong Naik Kelas, Zita Anjani Tunjuk Al-Mumtaza sebagai Role Model

8

LAMPUNG SELATAN, BERITAANDA – Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, mendorong taman kanak-kanak di daerah itu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta lingkungan belajar yang ramah anak.

Ia bahkan menjadikan TK IT Al-Mumtaza Kalianda sebagai contoh atau pilot project bagi TK lainnya agar mampu naik kelas menjadi sekolah yang lebih kreatif, inovatif, dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Zita Anjani saat mengunjungi Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) TK IT Al-Mumtaza di Jalan Lorong Usaha Bersama, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Rabu (11/3/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi setelah TK IT Al-Mumtaza berhasil meraih predikat Sekolah Ramah Anak tingkat nasional berdasarkan penilaian Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

“Saya senang datang ke sini. TK-nya bagus dan benar-benar ramah anak. Ini menjadi kebanggaan kita di Kabupaten Lampung Selatan karena ada TK yang mendapat penghargaan tingkat nasional,” kata Zita.

Ia juga mengapresiasi kepala sekolah dan para guru yang dinilai telah membawa nama baik daerah melalui inovasi serta komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi anak.

Zita berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi TK lainnya di Kabupaten Lampung Selatan untuk terus berbenah.

“Saya ingin TK Al-Mumtaza ini menjadi contoh bagi TK-TK lain agar bisa naik kelas. Yang tadinya biasa-biasa saja, bisa menjadi lebih baik dan lebih kreatif,” ujarnya.

Menurut Zita, kualitas pendidikan anak usia dini tidak selalu ditentukan oleh besar kecilnya sekolah. Hal terpenting adalah bagaimana guru dan pengelola sekolah mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan serta mendukung tumbuh kembang anak.

“Dunia TK itu seperti kanvas. Mau kita lukis warna-warni sehingga indah untuk anak-anak, atau kita lukis hitam putih yang membosankan, semuanya tergantung kita,” kata Zita.

Ia juga menekankan pentingnya peran guru PAUD yang disebutnya sebagai “guru kedua” setelah orang tua.

“Setelah anak dididik oleh orang tua di rumah, yang mendidik mereka selanjutnya adalah guru PAUD dan guru TK. Karena itu saya sangat peduli dengan para guru PAUD,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zita juga meminta dinas terkait untuk memperkuat program pembinaan antara PAUD unggulan dengan PAUD lainnya agar kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Lampung Selatan dapat berkembang secara merata.

Ia turut menyatakan dukungannya terhadap pengembangan TK IT Al-Mumtaza, termasuk rencana pemberian sejumlah alat pembelajaran Montessori serta peluang magang bagi guru di Kids Republik.

“Nanti perwakilan dari TK Al-Mumtaza bisa magang di Kids Republik. Kami juga akan mendukung dengan beberapa alat Montessori untuk di sini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah TK IT Al-Mumtaza, Andriani, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan beserta para tamu undangan.

Ia menjelaskan, keberhasilan sekolahnya meraih predikat Sekolah Ramah Anak merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan secara konsisten dalam menciptakan lingkungan bermain yang aman, nyaman, dan edukatif bagi anak.

“Program RBRA merupakan komitmen kami dalam memberikan perlindungan sekaligus pemenuhan hak anak, khususnya dalam memperoleh ruang bermain yang layak, aman, dan mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Andriani.

Ia menuturkan, berbagai langkah telah dilakukan mulai dari penyediaan sarana dan prasarana ramah anak, penerapan aturan keselamatan, hingga pengawasan dalam kegiatan belajar dan bermain. Selain itu, pihak sekolah juga melibatkan orang tua, dinas terkait, serta masyarakat sekitar untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak.

Andriani menjelaskan, proses penilaian RBRA dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengisian borang hingga evaluasi virtual pada September hingga November 2025. Selanjutnya, tim auditor dari Kementerian PPPA RI melakukan audit lapangan pada 15–17 Desember 2025, yang dilanjutkan dengan proses perbaikan hingga 31 Januari 2026.

“Alhamdulillah, berkat dukungan Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta berbagai perangkat daerah lainnya, TK IT Al-Mumtaza akhirnya memperoleh predikat Ramah Anak tingkat nasional,” katanya.

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi lembaga pendidikan anak usia dini lainnya di Kabupaten Lampung Selatan untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan yang ramah anak. (Kmf)

Bagaimana Menurut Anda