Target Jalan Mantap, Gubernur Lampung Fokus Benahi Nomenklatur Jabatan di BMBK

34

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Komitmen Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam memperbaiki infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan, terus diwujudkan secara nyata.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan kondisi jalan mantap mencapai 95 persen pada tahun mendatang, seiring langkah strategis memperkuat struktur organisasi di bidang teknis.

Langkah konkret tersebut tampak melalui pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, yang digelar Jumat (10/10/2025) di Balai Keratun Lantai III, lingkungan Pemprov Lampung.

Dalam pelantikan itu, dilakukan pemisahan antara Bidang Jalan dan Bidang Jembatan yang sebelumnya masih tergabung dalam satu bidang. Kini, Bidang Jalan resmi dipimpin oleh Ir. Tri Susilowati ST MT, sementara Bidang Jembatan diamanahkan kepada Ir. Asep Wirakarsa ST MT.

Pemisahan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Lampung agar kedua bidang dapat bekerja lebih fokus, efisien, dan terukur dalam menjalankan tugasnya.

Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung, M. Taufiqullah menegaskan, bahwa langkah tersebut menjadi bentuk nyata dari komitmen Gubernur Mirza untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur di daerah.

“Pelantikan ini bukan mutasi, melainkan penyesuaian nomenklatur jabatan. Pemisahan bidang jalan dan jembatan dilakukan agar keduanya bisa lebih fokus dalam perencanaan, pemeliharaan, dan pembangunan infrastruktur ke depan,” jelas Taufiqullah, Rabu (15/10/2025).

Ia menambahkan, pemisahan bidang ini menjadi bagian dari strategi percepatan program infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Dengan tim yang lebih fokus, kami optimistis target jalan mantap 95 persen bisa tercapai,” tegasnya.

Dengan penguatan struktur organisasi serta dukungan anggaran yang berkelanjutan, Pemprov Lampung di bawah kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan arah pembangunan yang lebih konkret, berorientasi pada pelayanan publik dan penguatan perekonomian daerah menuju Lampung yang lebih maju, pungkasnya. (*)

Bagaimana Menurut Anda