SGC Buka Lowongan Penebang Tebu, Warga Tubaba Bisa Raup Penghasilan Hingga Rp3,6 Juta

5

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Perusahaan perkebunan tebu Sugar Group Companies (SGC) membuka peluang kerja bagi masyarakat Tulang Bawang Barat sebagai penebang tebu, dengan potensi penghasilan hingga sekitar Rp3,6 juta per bulan.

Informasi ini disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (11/3/2026), yang dihadiri Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, beserta pihak SGC.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi sekaligus membuka peluang kerja melalui kemitraan dengan perusahaan di sektor perkebunan tebu. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diperkenalkan dengan sejumlah posisi pekerjaan yang tersedia, antara lain: operator grab loader, operator traktor, mill boiler, process house, serta tenaga penebang tebu dengan sistem tebang ikat harian.

Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif SGC yang membuka peluang kerja bagi masyarakat. Menurutnya, kehadiran perusahaan yang memberi kesempatan kerja bagi warga setempat merupakan langkah positif untuk mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Pemerintah daerah mendukung setiap upaya yang membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Semoga warga Tubaba dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berminat untuk mempersiapkan diri dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan perusahaan, agar kerja sama antara masyarakat dan perusahaan dapat berjalan optimal dan memberi manfaat bagi semua pihak.

Perwakilan SGC Ir. Sulis Prapto menjelaskan potensi penghasilan bagi para pekerja mitra penebang tebu. Estimasi penghasilan mencapai sekitar Rp121.909 per hari. Jika bekerja 25 hari dalam sebulan, pekerja dapat memperoleh sekitar Rp3.047.725, sedangkan jika bekerja 30 hari, penghasilan bisa mencapai Rp3.657.270.

Selain itu, perusahaan menyediakan sejumlah fasilitas bagi pekerja tebang ikat harian, antara lain BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan kerja, peralatan kerja berupa golok yang disediakan perusahaan dengan sistem pinjam pakai, serta uang transportasi Rp20.000 per hari, dibayarkan setiap pekan kepada pemilik kendaraan atau penanggung jawab rombongan pekerja.

Sistem kerja yang diterapkan bersifat lepas/borongan, dimana satu rombongan pekerja dalam satu mobil mendapatkan nilai borongan sebesar Rp420.000 yang dibagikan oleh pemilik mobil kepada seluruh pekerja.

Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi pelamar meliputi sehat jasmani dan rohani, usia maksimal 45 tahun, memiliki nomor WhatsApp aktif, serta memenuhi ketentuan lain sesuai posisi pekerjaan yang dilamar.

Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti sosialisasi. Mereka juga diberikan kesempatan bertanya terkait mekanisme pendaftaran, persyaratan administrasi, hingga sistem kerja yang akan dijalankan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan warga Kabupaten Tulang Bawang Barat memperoleh informasi yang jelas tentang peluang kerja, sekaligus membuka akses lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi masyarakat di daerah tersebut. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda