Riana Sari Arinal Ikuti Rakernas Dekranas 2022

93

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Riana Sari Arinal, mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) tahun 2022.

Rakernas dibuka oleh Ketua Umum Dekranas Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, di Istana Wakil Presiden, auditorium Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Pada rakernas tersebut, Ibu Wakil Presiden mengatakan, pandemi Covid-19 memberikan dampak dan tantangan di berbagai sektor, termasuk bagi para perajin yang membuat produk kriya.

“Tantangan-tantangan yang dihadapi diantaranya keterbatasan permodalan, kurangnya akses pasar, minimnya regenerasi SDM perajin yang andal, dan persaingan ketat dengan produk sejenis dari luar negeri yang telah membanjiri Indonesia,” jelas dia.

Sebagai lembaga yang membina para perajin untuk mendukung kemandirian ekonomi Indonesia, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) diharapkan dapat membantu mencarikan solusi melalui rapat kerja nasional (rakernas).

“Saya berharap rakernas dapat menyusun program-program yang mampu mengatasi permasalahan-permasalahan dan pada akhirnya dapat mewujudkan peningkatan daya saing produk kriya dan kesejahteraan perajinnya,” ujar Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin.

Selaku Ketua Umum Dekranas, beliau menggaris bawahi, dalam merumuskan solusi, hendaknya didukung dengan terobosan dan ide kreatif untuk meningkatkan daya saing, sehingga perajin dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan bersaing di pasar global.

Dirinya juga mengimbau, marilah kita jadikan pelaksanaan rakernas ini sebagai langkah penting dan pijakan bagi organisasi dalam bekerja mengembangkan kerajinan lokal di tengah upaya berjuang dan bangkit dari pandemi.

Menurut dia, rakernas yang mengusung tema ‘Semangat Bertahan, Rajin Berdaya Saing’ memiliki arti yang menunjukan semangat para perajin untuk terus berkarya dan meningkatkan daya saing di saat pandemi Covid-19 yang menghantam sendi-sendi perekonomian seluruh bangsa di dunia. Sementara, tujuan dari rakernas yang diselenggarakan hari ini, yaitu untuk menyusun program kerja yang akan dijadikan pedoman bagi organisasi Dekranas dan Dekranasda di seluruh Indonesia selama satu tahun ke depan.

“Rasa optimisme yang memang sudah seharusnya kita tunjukan, bahwa kita mampu melewati situasi ini dengan baik dan kita harus sanggup mengubah tantangan ini menjadi suatu peluang serta dapat mengambil hikmah dari kejadian pandemi ini,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Ibu Wury juga mengimbau agar rakernas ini dapat menjadi momentum kebangkitan kembali industri kerajinan nusantara yang berbasis warisan budaya bangsa, dengan membina dan mengembangkan produk kerajinan Indonesia yang berkualitas sebagai jati diri bangsa.

“Perlu dilakukan fasilitasi dan pembinaan terhadap para perajin dalam upaya meningkatkan daya saingnya,” pesan dia.

Menutup sambutannya, Ibu Wury mengapresiasi penyelenggaraan rakernas Dekranas 2022 ini, dan berharap hasilnya dapat memberikan manfaat, khususnya bagi para perajin.

“Semoga dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi pengembangan industri kerajinan Indonesia serta dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin yang terlibat di dalamnya,” harapnya.

Sebelumnya. Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Carnavian melaporkan bahwa kegiatan rapat kerja nasional Dekranas 2022 bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan selama Januari-September 2022, dan merencanakan program kerja Dekranas untuk periode 2023.

“Kami laporkan bahwa hari ini acaranya adalah penyampaian dari laporan kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 ini, dan juga rencana program kerja untuk tahun 2023 nanti,” jelas dia. (Katharina)

Selanjutnya, Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dengan didampingi oleh Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Carnavian, Wakil Ketua Harian 1 Dekranas Ibu Loemongga Agus Gumiwang, dan Sekretaris Jenderal Dekranas Ibu Reni Yanita, memukul gong sebagai tanda Rakernas Dekranas 2022 telah resmi dibuka.

Sebagai informasi, tujuan diberntuknya Dewan Kerajinan Nasional adalah menggali, melestarikan dan mengembalikan warisan budaya bangsa; meningkatkan kualitas produk kerajinan dan perajin sebagai upaya memperkokoh jati diri bangsa; memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan perajin dengan mendorong semangat kewirausahaan; serta mempromosikan produk hasil kerajinan dalam rangka perluasan pangsa pasar di dalam negeri dan di luar negeri. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda