Puluhan Ribu Masyarakat Padati Sintang Bersholawat Untuk NKRI

715

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Sekitar puluhan ribu umat Islam tampak tumpah ruah menghadiri acara ‘Sintang Bersholawat untuk NKRI’ bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sintang di eks. lapangan terbang (lapter) Susilo Sintang, Ahad (19/1/2020) malam.

Acara tersebut langsung dihadiri Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH, Danrem 121/ABW Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM, anggota DPR RI dapil Kalbar Sy. Abdullah Alkadrie, unsur Forkopimda Sintang, pimpinan OPD Sintang, para anggota DPRD Sintang dan tamu undangan lainnya.

Acara ‘Sintang Bersholawat untuk NKRI’ ini tidak hanya dihadiri masyarakat Sintang saja, namun juga dihadiri masyarakat warga dari kabupaten lain di wilayah timur Kalbar, seperti masyarakat dari Sanggau, Sekadau, Melawi dan Kapuas Hulu yang secara antusias memadati tempat acara untuk bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf.

Dalam sambutannya, Bupati Jarot Winarno menyampaikan rasa terima kasih karena Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf telah sudi hadir ke Kabupaten Sintang. Jarot pun bersyukur antusiasme masyarakat yang hadir juga tampak tumpah ruah memadati lapter Susilo Sintang ini.

“Yang kami muliakan Al Mukarrom Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Alhamdulillah pada hari ini akhirnya datang. Bulan November lalu saya turun dari Sintang ke Pontianak untuk membujuk beliau agar mau hadir di Sintang. Saya ikut waktu itu sholawatan beliau, dan Alhamdulillah terwujud pada malam hari ini,” ungkap Jarot.

Lanjut Jarot, adanya kegiatan sholawatan ini pun patut disyukuri, karena hadir juga masyarakat dari Sanggau, Sekadau, Melawi dan bahkan Kapuas Hulu.

“Semua berkumpul di sini, terlebih Sintang merupakan calon Provinsi Kapuas Raya. Jauh-jauh semua datang mau ketemu Habib Syech, luar biasa. Kalau begini, Habib Syech jangan sekali setahun kesini, kalau perlu dua kali setahun,” seloroh Jarot.

Dalam kesempatan itu juga, Jarot menyampaikan bahwa jika suatu negara atau daerah itu mau maju, ada empat pilar yang harus dilakukan, yakni ilmunya ulama, adilnya umaroh, dermawannya para saudagar, dan doanya kaum duafa.

“Nah malam hari ini ulama, umaroh dan rakyat berkumpul, kompak menghadiri majelis sholawat ini yang dipimping langsung oleh Habib Syech,” terang Jarot.

Sehingga ini lah, lanjut dia, yang harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itulah selesai sholawatan ini dirinya berpesan supaya masyarakat di Kabupaten Sintang ini tetap guyub rukun sesama anak bangsa.

“Kita sholawat baru kita mendapat barokah, jadi itulah tujuan ‘Sintang Bersholawat untuk NKRI’. Karena kerukunan, persatuan dan kesatuan itulah modal sosial untuk membangun. Kami mohon doa dari Habib Syech agar Kabupaten Sintang ini terus hidup rukun dan semakin sejahterah,” pungkas Jarot.

Ketua panitia kegiatan, Muhammad Faisal mengatakan, kegiatan ini sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Sintang, yakni untuk mewujudkan masyarakat yang religius melalui peningkatan keimanan dan ketaqwaan.

“Kami haturkan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah, terutama bapak bupati yang telah mensuport penuh acara Sintang bersholawat ini. Terima kasih juga untuk panita yang telah bekerja keras mensyiar dan mensosialisasikan Sintang bersholawat ini, sehingga antusiasme masyarakat yang hadir sangat luar biasa,” ucap Faisal.

Sementara itu, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dalam tausiyahnya berpesan di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Sintang ini dibuat sholawat bersama para kiyai, ustadz, dan habaib. Dimana nanti keliling di setiap kecamatan agar Kabupaten Sintang ini aman, selamat, berkah, bermanfaat dan kedepan bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya. Seperti yang dilakukan di Jawa Tengah, gubernurnya yang bersholawat, di 35 kabupaten juga bersholawat terus-menerus.

“Perbanyaklah sholawat, Insya Allah dapat dilaksanakan di setiap kecamatan. Alhamdulillah dengan adanya sholawat, Insya Allah tidak ada orang yang mumet. Dengan sholawat rejeki mendekat, dengan sholawat jodoh merapat, dengan sholawat Indonesia akan selamat. Tidak usah mikir aneh-aneh. Bangsa Indonesia kedepan harus tampak maju, rukun, SDM-nya harus unggul. Terutama Sintang ini harus menjadi contoh daerah lain,” pesan Habib. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda