Program Desa Wisata Kampung Tapis Lestarikan Budaya Asli Daerah

119

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi memimpin rapat koordinasi persiapan program desa wisata kampung tapis, bertempat di ruang rapat Staf Ahli, Kamis (21/7).

Kusnardi menyampaikan bahwa tapis sebagai budaya asli daerah harus dikembangkan, dijaga dan lestarikan, salah satunya melalui program pariwisata.

“Desa wisata ini merupakan salah satu cara kita dalam melestarikan tapis Lampung,” ungkapnya.

Kusnardi juga menyampaikan bahwa diperlukan studi lebih dalam mengembangkan desa wisata kampung tapis.

“Sebelum kita launching, kita perlu studi yang lebih dalam lagi dalam mengembangkan desa wisata kampung tapis ini,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, dalam kesempatan itu juga menyampaikan lima tujuan dan sasaran pembentukan desa wisata kampung tapis.

Pertama, pelestarian tapis sebagai warisan budaya dan kearifan lokal provinsi Lampung. Kedua, pengembangan inovasi, diversifikasi dan kreativitas produk tapis Lampung untuk bertransformasi dari produk budaya menjadi produk ekonomi.

Ketiga, meningkatkan daya saing UMKM kerajinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Keempat, mengembangkan kerajinan tapis kepada generasi penerus agar lebih memasyarakat dan diminati. Kelima, mengembangkan desa wisata berbasis tapis sebagai destinasi wisata budaya dan pendidikan.

Elvira Umihanni juga menjelaskan bahwa desa wisata kampung tapis berlokasi di tiga titik, yakni Pekon Lugu Sari di Kabupaten Pringsewu yang memiliki 200 pengerajin, Pekon Way Sindi di Kabupaten Pesisir Barat yang memiliki 279 pengerajin, dan Pekon Sumber Mulyo di Kabupaten Tanggamus 30 IKM Tapis dan 30 IKM Tenun. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda