Pj. Bupati Apriyadi Kupas Tuntas Program Bantu Umak di Kompas TV

67

MUSI BANYUASIN, BERITAANDA – Salah satu media besar di tanah air dengan tagline Independent Terpercaya, Kompas TV di Palembang secara khusus mengundang Pj. Bupati Musi Banyuasin (Muba) H. Apriyadi Mahmud menjadi narasumber dalam program Sapa Sumbagsel, berlangsung di Gedung Graha Tribun Studio 1 Lt.4.

Apriyadi Mahmud dengan gamblang memaparkan bagaimana strategi dan skema program Bantu Umak yang terbukti mampu turunkan angka kemiskinan ekstrem di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.

“Untuk menjaga agar program ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, Pemkab Muba telah melakukan upaya terukur dan sistematis. Terkait dengan redundansi dengan program lain yang keberadaan program ini akan sangat membantu pemerintah pusat dalam mencapai target 0% kemiskinan ekstrim 2024. Disisi teknis, penggunaan data yang terverifikasi dengan penerima bantuan pemerintah pusat seperti PKH, BPNT, BLT, dan lainnya akan mencegah penerima bantuan ganda,” terangnya.

Selama 30 menit berlangsung, Apriyadi menjelaskan bahwa Pemkab Muba melalui Dinsos telah meluncurkan program Bantuan Tunai Untuk Masyarakat Miskin (Bantu Umak), dimana setiap penerima bantuan tersebut mendapatkan 325 ribu hingga 650 ribu yang hanya menyasar kalangan ibu-ibu atau emak-emak yang masuk kategori kemiskinan ekstrim.

“Bantuan yang diberikan ini dalam bentuk bantuan tunai langsung tanpa potongan admin dan diterima oleh penerima manfaat dalam hal ini kalangan emak-emak melalui rekening masing-masing. Alhamdulillah dengan diluncurkannya program Bantu Umak ini diyakini mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrim di Muba target hingga 2024 akan kita tuntaskan,” ungkap Pj. Bupati Apriyadi Mahmud.

Lanjutnya, dengan diberikan langsung bantuan tersebut kepada kalangan emak-emak tentu penggunaan kebutuhan sehari hari atau kebutuhan hidup dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Karena kalau di ibu-ibu pasti digunakan untuk kebutuhan pokok keluarga sehari-hari, alokasinya tepat sasaran dan bermanfaat untuk keluarga,” lanjut Apriyadi. (Samsida)

Bagaimana Menurut Anda