Pimpin Apel Bulanan Pemkab Tubaba, Inspektur Tekankan Kepatuhan LHKPN dan Efisiensi Energi

6

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar apel bulanan yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Aula Lantai III Kantor Bupati, Senin (30/3/2026). Kegiatan yang semula direncanakan di lapangan ini dipindahkan ke dalam ruangan akibat hujan, namun tetap berlangsung khidmat.

Apel tersebut dihadiri Bupati Tubaba Ir. Novriwan Jaya SP, Sekretaris Daerah Ir. Iwan Mursalin S.Si MM MT, serta seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan camat se-Kabupaten Tubaba.

Bertindak sebagai pembina apel, Inspektur Kabupaten Tubaba Perana Putera SH MH, mengapresiasi kedisiplinan pejabat dalam pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Ia menyebutkan, berdasarkan data terbaru, capaian pelaporan LHKPN di lingkungan Pemkab Tubaba telah mencapai 100 persen.

“Informasi pagi tadi dari PIC penyampaian LHKPN, seluruhnya sudah selesai 100 persen, termasuk para kepala dinas. Ini merupakan bentuk tanggung jawab kita sebagai pelayan publik,” ujarnya.

Selain itu, Inspektur juga menyoroti dua agenda penting lainnya. Pertama, pelaporan SPT tahunan melalui e-filing yang saat ini baru mencapai 53 persen. ASN diingatkan untuk memanfaatkan perpanjangan waktu dari Direktorat Jenderal Pajak hingga 30 April 2026.

Kedua, terkait Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang batas akhirnya jatuh pada 31 Maret 2026. Ia mendesak seluruh OPD yang belum menyelesaikan input data agar segera menuntaskannya.

Dalam amanatnya, Perana Putera menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh aparatur untuk menjaga profesionalisme serta menghindari segala bentuk praktik gratifikasi.

“Integritas adalah yang paling utama, kemudian kompetensi. Jangan pernah menerima, apalagi meminta apa pun dalam menjalankan tugas. Prinsip ini harus dijaga demi nama baik daerah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Tubaba Novriwan Jaya dalam arahannya menyinggung kondisi geopolitik global yang berdampak pada potensi krisis energi. Ia menginstruksikan seluruh kepala OPD untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan anggaran.

“Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ancaman krisis energi nyata di depan mata. Saya instruksikan seluruh OPD untuk melakukan penghematan listrik, penggunaan AC, dan BBM. Pastikan lampu dan AC dimatikan saat meninggalkan ruangan,” ujar Bupati. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda