Pemkab Tubaba Gelar Operasi Pasar Jelang Puasa

14

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar operasi pasar untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pokok.

Kegiatan ini ditinjau langsung oleh Wakil Ketua TP PKK Tubaba Ana Nadirsyah yang didampingi Plt. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Untung Budiono S.Sos MH di Pasar Modern Pulung Kencana, Kamis (27/2/2025).

Dari hasil pemantauan, Untung Budiono menyampaikan bahwa meskipun terdapat kenaikan harga pada beberapa bahan pokok, situasi masih dalam kondisi aman dan terkendali.

“Ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga seperti cabai, bawang merah, dan telur. Namun, kenaikannya tidak signifikan dan akan terus kami pantau,” ujarnya.

Terkait ketersediaan bahan pokok, Untung Budiono memastikan bahwa stok kebutuhan utama seperti beras, telur, dan daging ayam masih mencukupi hingga bulan Mei 2025.

“Kami telah berkeliling ke para pedagang bersama Ibu Wakil. Alhamdulillah, sejauh ini ketersediaan bahan pokok masih aman dan diperkirakan mencukupi hingga Mei nanti,” jelasnya.

Selain operasi pasar, Pemkab Tubaba bekerja sama dengan Bulog Kanca Tubaba serta para pengusaha beras setempat menggelar gerakan pangan murah. Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan menyambut hari besar keagamaan nasional (HBKN) 2025 dan ditujukan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Gerakan pangan murah ini adalah wujud kepedulian Pemkab Tubaba terhadap masyarakat, terutama dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Semoga dapat meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok,” harap Untung Budiono.

Lebih lanjut Untung Budiono mengungkapkan, bahwa Pemkab Tubaba berencana untuk mengadakan kegiatan operasi pasar dan gerakan pangan murah secara rutin setiap bulan disembilan kecamatan dalam Kabupaten Tubaba.

“Agar kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan, kami berharap adanya sinergi, kontribusi, dan kerja sama dari semua pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi vertikal, pengusaha atau pihak swasta, serta masyarakat itu sendiri,” pungkasnya. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda