PAD Sintang Masih di Bawah 25 Persen

192

SINTANG-KALBAR, BERITAANDA – Guna mengetahui sejauh mana target pencapaian realiasasi pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2019, Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sintang melaksanakan rapat evaluasi PAD di Balai Praja Sekretaris Daerah setempat, Kamis (13/2/2020).

Dalam kegiatan tersebut secara langsung dipimpin Wakil Buparti Sintang Drs. Askiman MM sekaligus membuka acara. Juga turut hadir Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang Sandan S.Sos, Sekretaris Daerah diwakili Asisten III Sekda Ir. H. Zulkarnaen,M.Si, Kepala Bappeda Sintang Abdul Syufriadi SH M.Si.

Wabup menyatakan, kontribusi PAD Kabupaten Sintang terhadap penerimaan daerah sampai dengan triwulan IV tahun 2019 masih di bawah 25 persen. Hal ini patut menjadi perhatian kita bersama, karena masih jauh dari tujuan dan harapan pengelolaan keuangan yang efektif dan efesien, sehingga sangat diperlukan kerja keras dalam mengefektifkan sumber-sumber potensi PAD sesuai dengan peraturan perundang-undanagan yang berlaku.

Ia berharap, tujuan optimalisasi pengelolaan PAD sebesar 25 persen atau minimal 12,5 persen dapat tercapai sampai dengan tahun anggaran 2021.

“Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kerja keras dan komitmen kita bersama, khsusnya kepada OPD pengelolaan pendapatan daerah. Dalam APBD tahun anggaran 2019, target PAD sebesar Rp177,9 miliar, sedangkan realiasasinya hanya sebesar Rp172,2 miliar atau sekitar 96,82 persen,” tegas Askiman.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sintang Abdul Syufriadi menyatakan, tujun rapat ini ingin mengetahui capaian realiasai PAD tahun 2019, guna pengamanan target dan memberikan peluang penambahan bagi PAD tahun anggaran 2020.

“Berdasarkan hasil presentase realisasi PAD tahun anggaran 2019, untuk kontribusi pajak daerah terhadap PAD sebesar 32,40 persen, kontribusi retribusi daerah terhadap PAD sebesar 2,22 persen,  kontribusi pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terhadap PAD sebesar 6,39 persen, dan kontribusi lain-lain PAD yang di sah terhadap PAD sebesar 58,97 persen,” tegas dia. (Arni)

Bagaimana Menurut Anda