Luar Biasa, Destinasi Wisata Tani Melati II Dikagumi Tim Kabupaten Langkat

538

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Tim Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat Sumatera Utara (Sumut) berkunjung ke Desa Melati II Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dalam rangka studi tiru, bertempat di Panteng Kleset Dusun Sei Tontong, Sabtu (8/2/2020).

Kedatangan mereka langsung disambut oleh Kepala Desa (Kades) Melati II Supardi, Sekdes Suherman, Ketua BPD Rahmad, Inkubator Mhd Safrizal, Ketua TPKK Syahrul Dani dan Sekretaris Budiansyah, Direktur BUMDes Madani M.Yakub Saragih, Tenaga Ahli PED Tengku Fahrizal Husni, Pendamping Desa Kecamatan Abdul Rahman, PDL Nita Yulinda dan para kepala dusun.

Sedangkan kedatangan Tim Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat dipimpin Camat M. Nawawi, S.STP.MSP dan Kasi Pem Rusli serta para kades yang terdiri dari Kades Sukajadi Sumpeno, Kades Suka Damai Ruslan Efendi, Kades Tamaran Maswuji, Kades Suka Damai Timur Riyadi, Kades Paya Rengat Sartiman, Kades Suka Mulyo Subagio, Kades Cempa M. Saed dan Lurah Kebun Lada Mhd. Iksan beserta para staf kecamatan.

Kunjungan tamu dari Kabupaten Langkat tersebut juga dihadiri oleh Kadis Poraparbud Sudarno yang diwakili oleh Kabid Parawisata Nur Intan Sirega, S.Pd, Kabid UED dan PKP Dinas PMD Tiar Abd Rahmat Pangaribuan yang juga memaparkan tentang pengembangan potensi desa di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang memerlukan regulasi dan promosi yang didukung oleh pemerintah daerah.

Terwujudnya desa wisata tani di Desa Melati II tersebut berkat dukungan dari Bupati Sergai Ir. H Soekirman dan Wabup Darma Wijaya, serta didukung oleh Kadis PMD H. Iksan, AP. MS.i, Ketua Pokja Samsul Sijabat, SE, peran para OPD dan stakeholder.

Kades Supardi di depan para Tim Kabupaten Langkat memaparkan pengelolaan desa wisata tani serta menerangkan tentang spot yang jadi unggulan desa. Diantaranya wisata tani Panteng Kleset, wisata budaya Palunguhan To Joyo, wisata jeruk Petik Sendiri serta peternakan Kambing Etawa. Kemudian menerangkan potensi yang ada di Desa Melati II.

“Sebab, dengan adanya dana desa (DD) menjadi motivasi untuk sumber daya manusia dan sumber daya alam. Karena di Desa Melati II tidak ada gunung dan pantai, jadi memanfaatkan area persawahan yang ada sekitar 980 Ha. Apalagi jumlah penduduk ada sekitar 16.802 jiwa dari 23 dusun,” kata dia.

“Dalam mewujudkan program tersebut, Desa Melati II didukung penguatan struktur diantaranya Pemdes, BPD, LKMD dan lembaga lainnya. Serta inventaris aset serta program yang sederhana dan berdaya guna,” ungkap Supardi.

Mhd Safrizal selaku Inkubator menambahkan, kami akan terus berinovasi untuk mengembangkan destinasi wisata di Desa Melati II ini.

“Dan pada tahun 2021, para turis dari negara Asia Tenggara akan berkunjung ke desa wisata tani Melati II ini,” katanya.

Sementara Camat Hinai M. Nawawi merasa kagum atas program desa wisata tani di Desa Melati II.

Beliau mengenal Desa Melati II melalui youtube, dan penasaran sehingga berkunjung ke Desa Melati II.

“Semoga bisa mendapat masukan. Dan program yang ada di Desa Melati II bisa kami laksanakan di Kecamatan Hinai, serta juga akan membuat BUMDes bersama dengan memanfaatkan dana desa,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda