Launching Program SINITA, Sinergi Penegakan Hukum dan Pelayanan untuk Masyarakat Tubaba

35

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Kejaksaan Negeri Tubaba dan Pengadilan Agama Tubaba menggelar kegiatan legal assistance sekaligus launching program SINITA (Sidang Isbat Nikah Terpadu Tubaba) di Balai Tiyuh Pulung Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Rabu (27/8/2025).

Program SINITA hadir sebagai wujud nyata kehadiran negara melalui pelayanan hukum yang inklusif, khususnya bagi masyarakat yang belum memiliki dokumen resmi pernikahan. Melalui program ini, masyarakat difasilitasi untuk memperoleh buku nikah, kartu keluarga, serta dokumen kependudukan lainnya sehingga hak-hak keperdataan mereka dapat terpenuhi.

Kepala Kejaksaan Negeri Tubaba, Mochamad Iqbal SH MH, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi dalam penyelenggaraan program tersebut.

“Program ini merupakan tindak lanjut nota kesepahaman antara Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Agama. Kehadiran jaksa sebagai pengacara negara adalah untuk memastikan keterpaduan kebijakan nasional sekaligus menjaga integritas sistem hukum. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjamin kepastian dan kemanfaatan hukum,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Tubaba, Nur Hidayat S.Ag MA, menegaskan pentingnya sidang isbat nikah terpadu sebagai bentuk keberpihakan negara kepada masyarakat rentan.

“Isbat nikah terpadu bukan sekadar proses administrasi, melainkan bukti nyata hadirnya negara. Dengan dokumen pernikahan yang sah, masyarakat mendapatkan kepastian hukum dalam aspek sosial maupun keagamaan, mulai dari pendidikan anak hingga persyaratan ibadah seperti haji dan umrah,” jelasnya.

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, juga memberikan apresiasi atas kolaborasi antarinstansi dalam melaksanakan program tersebut.

“Program SINITA adalah bukti sinergi nyata antarinstansi sekaligus langkah menuju tata pemerintahan yang baik dan berkeadilan. Kegiatan ini sejalan dengan semangat Indonesia Emas 2045 melalui pendekatan hukum yang adil, humanis, dan inklusif. Kami bangga karena gagasan sederhana yang lahir dari diskusi dapat berkembang menjadi program konkret yang bermanfaat luas bagi masyarakat Tubaba,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta masyarakat penerima layanan. Program SINITA diharapkan menjadi pintu masuk peningkatan pelayanan hukum yang lebih dekat, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga Tulang Bawang Barat. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda