Disperindag Sungai Penuh Terbitkan Imbauan, Tepis Hoax Penutupan Pasar Tanjung Bajure

665

SUNGAI PENUH-JAMBI, BERITAANDA – Menyeruak kabar di media sosial tentang penutupan Pasar Tanjung Bajure dan toko-toko sekitar selama satu pekan mulai Senin (30/3/2020) karena akan disterilkan, sontak membuat panik warga. Terutama para pedagang dan konsumen, khususnya kalangan ibu rumah tangga.

Bahkan ada yang melakukan aksi borong barang kebutuhan pokok karena takut kehabisan stok.

“Informasi sementara, bagi yang mau belanja ke Pasar Sungai Penuh, diharapkan belanja hari ini sampai hari Ahad tanggal 29. Kabarnya mulai hari Senin tanggal 30 Maret 2020, Pasar Bajure dan toko-toko sekitanya ditutup selama satu pekan berikutnya, karena akan disterilkan,” bunyi informasi yang menyebar di media sosial itu, Jumat (27/3/2020).

Menyikapi realita tersebut, Pemerintah Sungai Penuh melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) setempat bergerak cepat dengan menerbitkan imbauan yang ditandatangani Kadis Perindag Haryanto, S.Sos.

Imbauan tertangal 27 Maret 2020 itu berisi empat poin, yakni selama masa tanggap darurat mengatasi Covid-19 (corona) untuk tetap melaksanakan aktivitas perdagangan (berjualan) seperti biasanya, sebelum adanya petunjuk lebih lanjut.

Kemudian para pedagang dan masyarakat selalu menjaga kebersihan, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Para pedagang dan masyarakat agar tetap tenang, tidak panik dan selalu waspada dalam menyikapi informasi serta situasi terkait penyebaran Covid-19.

Dan terakhir, terkait dengan informasi perdagangan itu agar berkoordinasi dengan Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Sungai Penuh.

Haryanto meminta masyarakat untuk tidak begitu saja percaya pada informasi yang beredar di media sosial. “Warga dianjurkan untuk mengecek kebenaran informasi ke dinas terkait,” pungkas dia. (Tomi/Humas)

Bagaimana Menurut Anda