SUNGAI PENUH, BERITAANDA – Pemerintah Kota Sungai Penuh (Pemkot) melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) terus menggencarkan berbagai kegiatan dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan kelembagaan koperasi dan pelaku UMKM.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kota Sungai Penuh Tiaruddin Arsi SST M.Si saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (11/11/2025), menyampaikan bahwa pihaknya kini fokus pada peningkatan persentase koperasi aktif di daerah tersebut.
“Selama tahun 2023–2024, berdasarkan data yang kami miliki, jumlah koperasi di Kota Sungai Penuh sebanyak 151 unit. Pada tahun 2023, yang aktif sekitar 89 koperasi,” ujar Tiaruddin.
Ia menambahkan, menjelang akhir 2024, jumlah koperasi aktif meningkat menjadi 101 unit. “Artinya, ada kenaikan yang cukup signifikan. Ini menunjukkan hasil positif dari berbagai upaya yang telah kami lakukan,” jelasnya.
Lebih lanjut Tiaruddin menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen mendukung pelaksanaan visi dan misi Wali Kota Sungai Penuh dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama pada sektor ekonomi kerakyatan melalui penguatan koperasi dan UMKM.
“Kami juga telah melakukan pendataan terhadap UMKM. Berdasarkan hasil pendataan di lapangan pada akhir tahun 2024, terdapat lebih dari 9.000 UMKM aktif di Kota Sungai Penuh, tepatnya sebanyak 9.014 unit, yang terdiri dari usaha mikro, kecil, dan menengah,” paparnya.
Menurutnya, mayoritas UMKM di Kota Sungai Penuh bergerak di sektor usaha mikro, yaitu yang memiliki aset di bawah Rp50 juta.
“Untuk mendukung keberlangsungan koperasi, kami terus melakukan pendampingan dan evaluasi, termasuk pada pelaksanaan rapat anggota tahunan (RAT). Kegiatan ini penting untuk menilai perkembangan usaha dan kondisi keuangan masing-masing koperasi,” jelasnya.
Tiaruddin menegaskan bahwa setiap koperasi yang melaksanakan RAT diwajibkan menyampaikan laporan secara jelas dan rinci mengenai perkembangan keanggotaan, permodalan, serta kegiatan usaha yang dijalankan.
“Dengan demikian, kita dapat memantau sejauh mana koperasi tersebut berkembang dan berkontribusi terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (Tomi)






























