Didampingi Wabup Kerinci, Bupati Adirozal Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Virus Corona

410

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Menyikapi penyebaran virus corona (Covin-19), Pemerintah Kabupaten Kerinci gelar rapat koordinasi penanganan Covin-19, bertempat di ruan pola bupati setempat, Selasa (17/3/2020).

Acara yang dipimpin langsung Bupati dan Wakil Bupati Kerinci itu turut dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kerinci, dan unsur forkopimda.

Adapun yang menjadi perhatian serius pihak dokter Rumah Sakit Umum (RSU) Mayjen A.Thalib Kerinci dalam percepatan penanganan virus corona seperti orang dalam pemantaun (ODP) yang baru pulang dari luar daerah, dan Pasien Dalam Pantauan (PDP) yang dilihat dari perkembangan kesehatannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kerinci Hermendizal mengatakan, bahwa kami telah mengambil beberapa tindakan dalam menanggapi isu virus corona tersebut.

“Kami sudah mengeluarkan edaran yang ditujukan kepada seluruh Puskesmas untuk disampaikan ke desa dan masyarakat tentang waspada penyebaran virus corona. Dan kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dalam antisipasi percepatan penyebaran corona,” ujarnya.

Direktur RSU Mayjen A.Thalib Kerinci, dr. Iwan juga menyampaikan, bahwa sekarang ada 2 orang pasien berstatus PDP, 1 orang balita berumur 1,5 tahun dan ibu dari balita tersebut.

“Dari riwayat kedua pasien diketahui mereka baru pulang dari Batam Kepulauan Riau,” sebutnya.

Bupati Kerinci H. Adirozal menambahkan, bahwa masyarakat jangan terlalu cemas, tapi harus selalu waspada.

“Kita perlu tenang, jangan panik namun tetap waspada dan jangan meremehkan. Jangan kita blasak-blusuk, padahal belum paham dengan masalah virus corona. Kalau kita tenang, pikiran tenang, maka imunitas kita akan tinggi, seperti yang disampaikan oleh dokter,” ucap Adirozal.

Dikatakan bupati lagi, untuk itu mari kita kuatkan iman masyarakat agar tetap tenang, jangan terlalu khawartir.

“Untuk Ketua MUI, jangan dengan alasan tak jelas menyuruh jamaah untuk sholat di rumah. Mari kita memberikan ketenangan di tengah – tengah masyarakat. Setelah Gugus Tim Percepatan Penanganan Covid-19 terbentuk, saya minta bekerja secepatnya, sosialisasi langsung ke masyarakat,” pungkas bupati. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda