Bersama Pangdam, Irkormar Periksa Kesiapan Operasi Satgasmar PAM Pulau Terluar XXVI Wiltim

19

PAPUA BARAT, BERITAANDA – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos selaku Komandan Komando Garnisun Fungsional (Dankogarfung) wilayah Papua Barat, didampingi Inspektur Korps Marinir (Irkormar) Brigadir Jenderal TNI (Mar) Cecep Ruhiat memeriksa kesiapan operasi (Riksiap Ops) sekaligus memberikan pengarahan kepada personel Pasmar 3 yang tergabung Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar XXVI Wilayah Timur tahun 2022, bertempat di lapangan Brigif 3 Marinir Kesatrian Marinir Abraham Octavianus Atururi Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Papua Barat, Selasa (14/6).

Mengawali pengarahannya, Pangdam XVIII/Kasuari yang didampingi Danrem 181/PVT Brigjen TNI Wawan Erwan SE MM, Ir Kormar Brigjen TNI (Mar) Cecep Ruhiat, para Asisten Dankormar dan para Asisten Danpasmar 3 menerima paparan laporan kesiapan Satgasmar Pam Puter XXVI wilayah timur Pasmar 3 yang disampaikan Lettu Mar Lutfi Sabri selaku Komandan Satgas Pam Puter XXVI.

Mayor Jenderal TNI Gabriel Lema, S.Sos mengatakan, bahwa apel kesiapan yang akan dilaksanakan di empat pulau terluar ini bertujuan untuk mengecek dan memastikan sejauh mana kesiapan Satgas Pengamanan Pulau-Pulau Terluar Wilayah Timur Indonesia yang meliputi Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara guna menjalankan tugas negara.

“Saya berharap pemeriksaan yang meliputi personel, perlengkapan perorangan, perlengkapan satuan dan alutsista yang akan digunakan selama berada di daerah penugasan, semuanya sudah dalam kondisi yang sudah siap operasi,” ujarnya.

Selanjutnya dikatakan dia, bahwa kesiap-siagaan Satgasmar Pam Puter yang telah diamanahkan kepada Pasmar 3 dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI harus diawali dari kesiapan prajurit dan alkap yang digunakan.

“TNI sebagai penjaga kedaulatan wilayah NKRI harus hadir disetiap wilayah, bukan hanya untuk menjaga saja, tetapi juga harus mengamankan wilayah terluar tersebut dari berbagai ancaman,” ungkapnya.

Pangdam XVIII/Kasuari juga menyampaikan harapannya, agar setiap prajurit memahami karakteristik daerah operasi, kearifan lokal dan potensi kerawanannya, sehingga dapat diambil keputusan cara bertindak yang terbaik dalam mendukung keberhasilan pencapaian tugas pokok. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda