Awalnya Ragu, Warga Buktikan Pengukuran Terjadwal Tak Lagi Bikin Menunggu dalam Ketidakpastian

1

JAKARTA, BERITAANDA – Masyarakat disejumlah wilayah mulai merasakan perubahan dalam kecepatan layanan pertanahan. Mereka yang telah mencoba layanan Pengukuran Terjadwal dalam proses sertipikasi tanah kini dapat memperoleh kepastian sejak awal mengenai jadwal kedatangan petugas ukur ke lokasi tanah, sehingga seluruh proses dapat dipersiapkan dengan lebih teratur.

“Awalnya saya sempat ragu dan sangat ingin mengurus pendaftaran tanah pertama kali karena saya pikir prosesnya bakal ribet dan makan waktu lama. Tapi, pengalaman saya di Kantor Kabupaten Halmahera Barat jauh di luar dugaan. Tidak ada lagi cerita menunggu dalam ketidakpastian. Petugas memberikan kepastian jadwal yang jelas kapan tim ukur akan datang ke lokasi,” ujar warga Halmahera Barat, Ningsih, saat ditemui di Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Halmahera Barat.

Penerapan layanan Pengukuran Terjadwal membuat warga Halmahera Barat tersebut terbebas dari ketidakpastian waktu layanan pertanahan sebagaimana yang sebelumnya ia bayangkan.

“Semuanya jadi sangat terencana, transparan, dan efisien. Pelayanan dari stafnya juga sangat ramah dan profesional,” ungkap Ningsih.

Menurutnya, perubahan tersebut membuat proses pengurusan sertipikat tanah terasa lebih mudah sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Nusron Wahid, Menteri ATR/Kepala BPN dan Kantah Kabupaten Halmahera Barat atas pelayanan ini. Urus sertipikat tanah sekarang jadi lebih cepat, pasti, dan bikin tenang,” tutur Ningsih.

Layanan Pengukuran Terjadwal juga mengubah pengalaman warga Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Toni. Saat mengurus pendaftaran tanahnya sendiri tanpa menggunakan perantara, Toni merasakan langsung kemudahan layanan tersebut, terutama berkat adanya kepastian waktu pengukuran.

Menurutnya, kepastian jadwal pengukuran dapat menghindarkan masyarakat dari benturan jadwal yang sebelumnya berpotensi terjadi karena waktu kedatangan petugas untuk melakukan pengukuran belum diketahui secara pasti.

“Terima kasih untuk programnya. Sebelumnya kami bisa dadakan kalau BPN datang, tiba-tiba saling berbenturan jadwalnya. Tapi, dengan program ini sangat terbantu sekali,” ujar Toni.

Melalui penjadwalan yang lebih teratur, masyarakat dapat mengetahui waktu pelaksanaan pengukuran sejak awal sehingga dapat mempersiapkan diri dan lokasi tanah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pengukuran Terjadwal hadir sebagai upaya Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk memberikan kemudahan dan kepastian kepada masyarakat dalam memperoleh layanan pertanahan. (*)

Bagaimana Menurut Anda