Wabup Muba Hadiri Haflah Khotmil Qur’an XII, Ajak Santri Jadi Generasi Qur’ani dan Cinta Tanah Air

1

MUSI BANYUASIN, BERITAANDA – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Kyai Abdur Rohman Husen, menghadiri Haflah Khotmil Qur’an XII sekaligus peringatan Hari Santri Nasional Zona 4 Kabupaten Muba di Pondok Pesantren Annur, Desa Gajah Mati, Kecamatan Babat Supat, Jumat (23/10/2026).

Kehadiran Wabup Muba disambut antusias oleh masyarakat dan keluarga besar Pondok Pesantren Annur. Kegiatan berlangsung dalam suasana kebersamaan, mencerminkan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai akhlak kepada generasi muda.

Dalam sambutannya, Kyai Abdur Rohman Husen mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia menegaskan, Haflah Khotmil Qur’an tidak sekadar menjadi seremoni penanda selesainya membaca Al-Qur’an, tetapi juga harus menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada kitab suci, memahami kandungannya, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan yang penuh berkah ini. Semoga kecintaan kita terhadap Al-Qur’an terus tumbuh, tidak hanya melalui bacaan, tetapi juga tercermin dalam perilaku dan kehidupan sehari-hari,” ujar Wabup.

Ia juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri Nasional merupakan momentum untuk mengenang kontribusi besar santri dan ulama dalam perjalanan sejarah bangsa. Menurutnya, santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama, senantiasa menjaga akhlak, serta menumbuhkan semangat cinta tanah air.

Kepada para santri, Wabup berpesan agar senantiasa bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga perilaku dalam pergaulan. Perpaduan ilmu pengetahuan dan pendidikan agama, katanya, menjadi bekal penting untuk mempersiapkan generasi penerus yang mampu membanggakan keluarga, masyarakat, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

“Santri harus tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki semangat cinta tanah air. Teruslah belajar, hormati guru dan orang tua, serta jadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kyai Abdur Rohman menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Muba dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berkualitas. Ia menilai, sinergi antara pemerintah, ulama, pesantren, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pendidikan keagamaan yang sejalan dengan pembentukan karakter dan kemajuan daerah.

Ia berharap, melalui Haflah Khotmil Qur’an XII dan peringatan Hari Santri Nasional Zona 4 ini, semakin tumbuh generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Musi Banyuasin. (Sansida)

Bagaimana Menurut Anda