Tim Revitalisasi Budaya Tradisional Lokal Disporaparbud Sergai Kunker ke Aceh Timur

381

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Tim Revitalisasi Budaya Tradisional Lokal dari Dinas Pemuda Olahraga Parawisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh Timur, Senin (2/3/2020).

Dipimpin Bupati Sergai Ir. H. Soekirman, ia mengaku bangga atas sambutan dari Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM. Thaib, SH beserta jajaran yang cukup meriah. Diantaranya tari penyambutan serta berbalas pantun yang cukup indah. Mengingatkan kami seperti di daerah sendiri.

“Sergai dulu merupakan bagian dari kerajaan Melayu. Kami menerapkan kearifan lokal berupa pemakaian busana Melayu setiap dua kali dalam sebulan di perkantoran pemerintahan, dan ini merupakan silaturahmi dengan saudara-saudara kami, dalam rangka melestarikan budaya yang ada agar tidak hilang ditelan zaman. Kami juga telah menghidupkan kembali budaya dan wisata, seperti kampung wisata tani dan arung jeram, agar dapat memancing minat wisatawan guna menambah peningkatan perekonomian masyarakat,” kata bupati saat berada di Pendopo Kabupaten Aceh Timur.

Aceh Timur adalah mutiara yang terpendam dalam hal budaya. Dahulu, disini terdapat kerajaan Peureulak dengan ibukota bernama Bandar Khalifah. Sama halnya dengan kecamatan yang kami miliki di Sergai. Berdasarkan sejarahnya, daerah ini dahulu adalah tujuan perdagangan dunia yang pernah disinggahi oleh orang terkenal seperti Marcopolo, dan sangat banyak yang dapat digali disini. Kami melihat sangat besar potensi daerah ini untuk dibangkitkan, dan nantinya akan dapat menjadi daerah wisata internasional, sebab memang banyak sejarah Islam.

“Tujuan kedatangan kami ke Aceh Timur adalah dalam rangka menjalin persaudaraan dengan saudara kita yang ada disini, sehingga hubungan akan terus terjalin dengan baik sampai kapanpun. Hari ini kita melakukan pendekatan budaya, karena dengan pendekatan budaya yang dicari adalah persamaan, sedangkan jika kita melakukan pendekatan politik yang dicari adalah perbedaan. Inilah Indonesia kita, maka tunjukanlah penampilan seni budaya kita yang terbaik agar memberikan kesan kepada saudara kita yang ada disini, serta budaya Aceh Timur yang kita ingat nantinya di daerah kita,” tandas bupati menutup sambutannya.

Sementara Bupati Aceh Timur juga mengucapkan selamat datang kepada Bupati Sergai beserta tim revitalisasi budaya lokal, dalam rangka pelestarian seni dan budaya kedua daerah.

“Kunjungan hari ini mengingatkan kunjungan saya beberapa waktu yang lalu ke Sergai, guna melihat potensi pengolahan berbagai komoditas pertanian seperti padi dan ubi kayu,” jelas dia.

Tentang adat budaya Islam di Peureulak, Hasballah menjelaskan, memang benar ada banyak situs peninggalan kerajaan dan bangunan bersejarah zaman kolonial Belanda disini, yang akan kami kelola agar dapat meningkatkan perekonomian daerah dengan tetap mempertahankan ciri budaya dan agama.

“Terkait dengan penyambutan yang kami lakukan ini belumlah maksimal, masih banyak lagi yang harusnya kami tampilkan. Insya Allah kunjungan selanjutnya akan kami persiapkan lebih baik lagi.”

“Kami ingin bangkit hari ini, karena ingin bersaing dengan daerah lain yang lebih maju. Daerah ini jangan dikhawatirkan lagi keamanannya, seperti yang dibayangkan. Serta kami menjamin agar kiranya dapat disampaikan kepada masyarakat Sergai khususnya dan masyarakat luas pada umumnya, untuk kiranya datang berkunjung ke daerah kami ini,” tambah bupati lagi.

“Hari ini dengan kehadiran Bupati Sergai, kami semangat dan termotivasi untuk bangkit, baik dalam hal seni budaya, pariwisata dan lainnya. Kerjasama yang baik ini tidak boleh putus dan harus terus terjalin,” pungkas dia.

Pada kesempatan tersebut, Kabupaten Aceh Timur menampilkan tari Serunai Kalee khas Aceh Timur, tari Seudati Aceh, dan tari Saman Gayo. Sedangkan Kabupaten Sergai menampilkan tari Serampang Dua Belas, Tari Tagale, kesenian Wayang Orang dan tari Multi Etnis.

Selanjutnya Bupati Sergai Soekirman mengunjungi situs-situs seni budaya yang ada di Kabupaten Aceh Timur. Ia mengharapkan upaya pelestarian cagar budaya yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Timur dapat juga diterapkan di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat.

Pada acara tersebut, Bupati Sergai juga didampingi oleh Kadis Poraparbud Sudarno, S.Sos, Kadis Pendidikan Drs. Joni Walker Manik MM, Dosen UNJ Dr. Purwadi, Kabid Kebudayaan Searca Agung Nugroho, SE, Jantatak Manurung, SE M.Si, Kasi Cagar Budaya M.Alfin Soekri Lubis, SE, Kasi Tradisi dan Kesenian Anita Pratiwi, S.Psi, Kasi Sejarah dan Dira Arsani Hasibuan, SH, staf serta penggiat dan pelaku seni budaya di Kabupaten Sergai. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda