Tampil di HUT Ke-51 Dusun Blora, Bupati Egi Respons Keluhan Warga Soal Jalan Rusak

22

LAMPUNG SELATAN, BERITAANDA – Bupati Lampung Selatan H. Radityo Egi Pratama (Egi) menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H yang dirangkaikan dengan HUT ke-51 Dusun Blora, Desa Sukamulya, Kecamatan Palas pada Sabtu (28/6/2025) malam. Kegiatan yang dibalut nuansa budaya tersebut menjadi momen berkesan bagi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi mengapresiasi semangat warga yang berhasil menyelenggarakan tiga momentum sekaligus, yakni Tahun Baru Islam, hari jadi Dusun Blora, serta pelestarian budaya melalui pagelaran wayang kulit.

“Pemerintah kabupaten mendukung penuh kegiatan-kegiatan seperti ini, baik secara moril maupun melalui alokasi anggaran. Kalau belum cukup dari pemerintah, saya bantu secara pribadi,” ujarnya yang disambut tepuk tangan meriah dari warga.

Menanggapi keluhan warga terkait jalan penghubung antar dusun yang rusak, Bupati Egi menyampaikan bahwa sekitar 40 persen jalan di wilayah Lampung Selatan masih dalam kondisi rusak. Dengan keterbatasan kemampuan fiskal daerah, pemerintah harus menerapkan skala prioritas dalam pembangunan infrastruktur.

“Fokus tahun ini ada di Jalan Bumi Daya. Untuk Dusun Blora, Insya Allah akan direalisasikan tahun 2029. Saya minta Pak Camat aktif menyampaikan aspirasi warga,” tegasnya.

Selain itu, Bupati juga mengajak warga untuk terus menjaga kelestarian budaya lokal serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia kembali menekankan pentingnya konsep “ABRI” (Asri, Bersih, Rapi, Indah) dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan tertata.

Ketua Dewan Adat Desa Sukamulya, Sutikno, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan digelar murni hasil swadaya masyarakat.

Ia berharap pemerintah dapat mempercepat perbaikan akses jalan dari Balai Desa menuju area kandang sapi, karena sangat penting bagi roda perekonomian warga yang banyak menggantungkan hidup dari produksi bata, genteng, dan tungku.

Harapan senada disampaikan Agus Budiyono (49), salah satu perajin bata. Ia berharap pembangunan jalan dapat segera direalisasikan demi memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat.

“Kalau jalannya bagus, usaha warga pasti lebih lancar,” ujarnya.

Sebagai penutup acara, Bupati Egi menyerahkan wayang secara simbolis kepada tokoh masyarakat, sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa di tengah masyarakat transmigran asal Blora dan Yogyakarta. (Kominfo Lamsel)

Bagaimana Menurut Anda