Siswa MTsN 1 Muaraenim Raih Juara I Lomba Menulis Surat Untuk Gubernur

313

MUARA ENIM, BERITAANDA – Menurut Kepala MTs Negeri 1 Muara Enim Muslim Ansori, S.Ag, Rabu (15/5/2019), mengatakan bahwa Ajie salah satu siswa yang beruntung karena dia lolos masuk grand final dari 149.408 orang siswa se-Sumsel mengirim surat melalui koran.

Dia masuk 150 besar, dan diundang untuk kembali berkompetisi grand final bersama peserta yang lain dari kabupaten/kota se-Sumsel.

Melalui beberapa tahapan seleksi yang ketat, diambil 80 pemenang yang berhak mendapat hadiah uang tabungan dan wisata studi wawasan kebangsaan, akhirnya Ajie berhasil menjadi juara 1 tingkat SMP/MTs se-Sumsel.

“Alhamdulillah dua siswa yang dikirim dari MTs Negeri 1 Muara Enim Ajie Laksono Alfasyah berhasil meraih juara I dan Ratna Ramadani berhasil meraih juara 4. Saya mengucapkan terima kasih kepada semuanya yang telah mengharumkan Madrasah dan Kabupaten Muara Enim, semoga prestasi yang membanggakan ini dapat memotivasi siswa yang lain untuk lebih aktif dan kreatif,” jelasnya.

Sedangkan menurut Ajie yang didampingi guru pembimbing Misliyani, SAg MPdI menjelaskan, bahwa berbagai persiapan dilakukan mereka sebelum mengikuti lomba ini. Mulai dari memilih tema yang menarik dan update. Menulis dengan cepat, tepat dan rapi dengan durasi sebanyak 15 menit. Menjadi sebuah tulisan yang memiliki nilai atau ide yang kreatif, dengan bahasa yang santun dan sesuai dengan ejaan yang disempurnakan (EYD) dan tertuang menjadi tulisan yang lengkap dangan tema yang menarik.

Masih dikatakan Ajie, menulis surat untuk gubernur berkaitan dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dituntut hampir seluruh sekolah wajib melaksanakan UNBK. Dalam kenyataannya, sarana pendukung seperti laptop dan komputer masih sangat minim, bahkan sebagian sekolah dan madrasah masih meminjam kepada siswa.

Untuk itu, ia mengusulkan kepada gubernur untuk memfasilitasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti ruang laboratorium komputer yang belum ada dan jauh dari standar minimal. Selain itu, ia juga mengusulkan kurikulum K13 yang menghapus pelajaran TIK untuk tidak dihapuskan, bahkan wajib dimasukkan kedalam kurikulum K13 agar sinkron dan relevan dengan UNBK yang diprogramkan pemerintah.

“Alhamdulillah saya bersyukur atas prestasi yang sudah saya raih menjadi juara I. Berkat supoort dan doa orang tua dan para guru saya serta keluarga besar MTs Negeri 1 Muara Enim,” jelasnya. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda