Sekdaprov Marindo Kurniawan Lepas 80 Atlet Kontingen PON Bela Diri II Tahun 2025

46

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djalal, secara resmi melepas 80 atlet kontingen bela diri Lampung yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri II Tahun 2025, bertempat di Mahan Agung, Bandar Lampung, Selasa (7/10/2025).

Ajang PON Bela Diri II akan digelar di Kudus, Jawa Tengah, pada 11–25 Oktober 2025.
Kontingen Lampung terdiri dari 51 atlet putra dan 29 atlet putri, serta didukung oleh ofisial dan pelatih dengan kuota maksimal 50% + 5 orang dari pengurus KONI Provinsi.

KONI Provinsi Lampung akan menurunkan atlet di sembilan cabang olahraga bela diri, yaitu judo, gulat, karate, kempo, pencak silat, sambo, taekwondo, tarung derajat, dan wushu.

Para atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi ketat tingkat daerah oleh masing-masing pengurus cabang olahraga. Mereka adalah atlet terbaik Lampung, dengan rekam jejak prestasi, dedikasi, dan disiplin tinggi dalam latihan maupun kompetisi sebelumnya.

Selain latihan teknis, para atlet juga mendapatkan pembinaan mental, kedisiplinan, dan penguatan karakter melalui program intensif yang difasilitasi oleh KONI Lampung, Brigif, dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lampung. Langkah ini bertujuan membentuk daya juang dan mental pantang menyerah, karena kekuatan atlet tidak hanya terletak pada fisik dan teknik, tetapi juga pada semangat dan keteguhan mental.

Dalam sambutannya, Marindo Kurniawan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh atlet yang akan berlaga di ajang nasional tersebut.

“Para atlet bela diri Lampung adalah wajah terbaik Sai Bumi Ruwa Jurai. Mereka sudah berlatih dengan disiplin tinggi dan semangat pantang menyerah. Saya percaya, dengan kerja keras dan doa dari seluruh masyarakat Lampung, bendera Lampung akan berkibar di podium kemenangan PON 2025,” ujar Marindo.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat sistem pembinaan olahraga daerah.

“Kami terus memperbaiki sistem pembinaan atlet, memperbanyak kompetisi lokal, serta meningkatkan fasilitas latihan agar semakin layak dan modern. Kami ingin olahraga Lampung tumbuh dengan dukungan ilmu, data, dan teknologi, bukan hanya semangat semata,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara pelepasan kontingen bela diri Lampung yang akan bertanding di PON 2025 di Kudus.

“Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Lampung dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan para atlet secara maksimal. Kami berharap para atlet dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Lampung di kancah nasional,” ujarnya.

Taufik menegaskan bahwa target utama kontingen Lampung bukan sekadar berpartisipasi, tetapi meraih prestasi membanggakan dan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Ia juga mengajak para atlet untuk menjaga sportivitas, disiplin, kekompakan, serta tampil dengan penuh dedikasi di setiap pertandingan.

“KONI berharap kontingen ini dapat menjadi teladan semangat juang dan sportivitas bagi generasi muda Lampung,” pungkasnya.

Dengan semangat Sai Bumi Ruwa Jurai, Pemerintah Provinsi Lampung berharap para atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung tinggi nilai sportivitas di ajang nasional ini. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda