TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Musyawarah Daerah (Musda) DPD KNPI ke XV Tapanuli Selatan yang digelar di Aula Parsorminan, Kecamatan Sipirok, Jumat (26/12/2025), berlangsung sukses dan penuh khidmat.
Forum tiga tahunan tersebut diikuti oleh 52 pemilik suara yang berasal dari DPK KNPI kecamatan, OKP, dan OKI. Sejak awal, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti proses demokrasi kepemudaan tersebut.
Dari dinamika sidang yang berjalan tertib dan kondusif, Abdul Rahman Al Mandili Nasution akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Tapanuli Selatan (Tapsel) untuk periode berikutnya.
Aklamasi tersebut menjadi bukti kuat bahwa sosok Abdul Rahman memperoleh penerimaan luas dari berbagai unsur kepemudaan di Tapanuli Selatan.
Dalam penyampaian visi dan misinya, Abdul Rahman menegaskan bahwa pemuda Tapsel harus menjadi generasi yang visioner, adaptif, serta siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Ia menyampaikan bahwa KNPI harus menjadi ruang bersama yang merangkul seluruh potensi pemuda, tanpa sekat dan tanpa jarak.
“Pemuda harus hadir sebagai penggerak perubahan. KNPI ke depan harus lebih progresif, lebih terbuka, dan yang paling penting adalah solid, kolaboratif, serta bersinergi dengan semua elemen. Kita tidak bisa bergerak sendiri,” ujarnya.
Abdul Rahman kemudian menambahkan pernyataan yang mempertegas arah kepemimpinannya, bahwa pemuda Tapsel harus bersatu dalam satu gerak besar.
“Kita ingin menghadirkan KNPI sebagai rumah bersama. Tidak ada lagi sekat organisasi, tidak ada lagi ego sektoral. Kita semua adalah pemuda Tapsel yang punya tujuan yang sama, yakni memajukan daerah ini. Jika kita solid, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa momentum Musda ini bukan semata pergantian kepengurusan, melainkan awal dari kerja nyata.
“Bukan soal siapa yang memimpin, tetapi bagaimana kita bekerja. Saya mengajak seluruh pemuda, dari ujung Angkola hingga Batang Toru, untuk melangkah bersama. Kita jadikan masa bakti ini sebagai momentum perubahan,” katanya.
Sidang Musda dipimpin oleh unsur kepengurusan OKP dan OKI. Seluruh rangkaian proses berlangsung tenang tanpa dinamika berarti, hingga aklamasi ditetapkan sebagai keputusan akhir forum.
Salah seorang peserta Musda yang meminta namanya tidak ditulis menilai bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk mendorong konsolidasi pemuda di wilayah Tabagsel.
“Kita adalah pemuda, dan kita harus tampil. Seperti petuah orang Tabagsel, hita sannari hita do haduan (kita sekarang, kita juga yang akan datang),” ujarnya.
Ketua DPD KNPI Tapsel periode sebelumnya, Hajrul Aswat Siregar, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Abdul Rahman. Ia berharap semangat kolaborasi tetap terjaga ke depan.
“Ini hanyalah perpindahan posisi, bukan pemisah hubungan. Kita tetap satu barisan untuk mendorong gerak pemuda Tapsel,” katanya.
Musda ditutup oleh perwakilan DPD KNPI Sumatera Utara dan diakhiri dengan saling bersalaman sebagai simbol kehangatan antar peserta serta tamu undangan.
Musda KNPI ke XV ini menjadi tonggak penting dalam regenerasi kepemimpinan pemuda di Tapanuli Selatan.
Hadirnya Abdul Rahman diharapkan mampu membawa energi baru untuk menyatukan seluruh potensi pemuda Tapsel, memperkuat sinergi lintas organisasi, serta menghadirkan perubahan yang lebih progresif bagi daerah. [Anwar]





























