Safari Isra’ Mi’raj di Angkola Timur Jadi Momentum Doa Bersama Tapsel

38

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menggelar Safari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1447 Hijriah yang dirangkai dengan Pengajian Bulanan Pemkab Tapsel bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Angkola Timur.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut digelar di Lingkungan II Sosopan, Kelurahan Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Ahad (18/1/2026).

Acara ini menjadi momentum khusus bagi Bupati Tapsel, H. Gus Irawan Pasaribu, dimana pengajian akbar tersebut merupakan kegiatan besar pertama yang ia hadiri setelah bencana banjir dan tanah longsor melanda Tapsel pada 25—26 November 2025.

Gus Irawan juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Kecamatan Angkola Timur termasuk wilayah yang tidak terdampak parah dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Tapsel.

Bupati Gus Irawan memaparkan bahwa dari 15 kecamatan di Tapsel, sebanyak 13 kecamatan terdampak bencana besar pada akhir November lalu. Selanjutnya, Kecamatan Saipar Dolok Hole juga mengalami dampak pada 25 Desember 2025. Hingga kini, hanya Kecamatan Aek Bilah yang tidak terdampak bencana.

“Baru sebelum ke sini, saya kembali melakukan koreksi data rumah terdampak. Dari pendataan sementara, sekitar 2.400 rumah terdampak, dengan 1.808 diantaranya rusak berat dan harus dibangun kembali,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto ke Tapsel pada 31 Desember 2025, yang sekaligus merayakan pergantian malam tahun baru bersama masyarakat terdampak bencana.

Menurut mantan anggota DPR RI dan Direktur Utama PT Bank Sumut tersebut, kunjungan Presiden membuat bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan ke Tapsel.

Ditengah musibah besar tersebut, Gus Irawan menilai masyarakat Tapsel menunjukkan keteguhan budaya Dalihan Natolu.

Biarpun sejumlah desa seperti Garoga, Hutagodang, Tandihat, Aek Ngadol, dan Batu Horing menjadi wilayah yang paling parah terdampak, kondisi sosial masyarakat tetap kondusif.

“Nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal membuat kita tetap kuat,” ujarnya penuh haru.

Bupati menyampaikan terima kasih kepada BKMT dan masyarakat Angkola Timur yang aktif menyalurkan bantuan bagi saudara-saudara yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa pemulihan dan pembangunan pascabencana terus dipercepat.

“Kita doakan saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor diberi kekuatan dan pertolongan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Semoga ada hikmah besar di balik ujian ini,” tutur Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengapresiasi peran Ketua TP PKK Tapsel, Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, beserta jajaran yang rutin turun ke lapangan. Selain menyalurkan bantuan, TP PKK juga memberikan dukungan psikologis serta hiburan bagi anak-anak korban bencana.

Hingga saat ini, data mencatat bahwa bencana banjir dan longsor di Tapsel telah menelan 95 korban jiwa, sementara 20 orang masih dinyatakan hilang.

“Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, bantuan, dan semangat bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Sementara itu, Camat Angkola Timur, Ahmad Yunansyah Lubis, menyampaikan rasa syukur karena wilayahnya relatif aman, meskipun beberapa titik longsor kecil sempat terjadi dan langsung ditangani secara gotong royong.

“Kami ikut merasakan duka yang mendalam. Masyarakat bersama BKMT telah mengumpulkan obat-obatan dan makanan, serta menyalurkan bantuan sebanyak tujuh kali ke lokasi-lokasi bencana,” ungkapnya.

Acara Safari Isra’ Mi’raj ini juga dihadiri Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Anggota DPRD Tapsel Armen Sanusi Harahap, Ketua MUI Angkola Timur, sejumlah pimpinan OPD, 13 kepala desa dan 2 lurah se-Kecamatan Angkola Timur, para kepala sekolah, Ketua BKMT Angkola Timur, serta Ketua BKMT Tapsel.

Acara berjalan khidmat dan sekaligus menjadi ajang penguatan spiritual serta solidaritas masyarakat di tengah proses pemulihan bencana yang masih berlangsung di berbagai wilayah Tapsel. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda