PW IWO Sumsel Gelar Pelatihan Jurnalistik, Ini Dia Materinya

68
Foto bersama puluhan anggota IWO se-Sumsel di sela kegiatan pelatihan jurnalistik yang digelar di Palembang.

PALEMBANG, BERITAANDA – Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online (PW IWO) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar pelatihan jurnalistik berbasis ekonomi, berlokasi di Hotel Duta kawasan 13 Ilir Kota Palembang, Senin ( 20/11/2023) siang.

Kegiatan yang bertajuk ‘Wartawan Perlu Membumikan Istilah Ekonomi’ tersebut terselenggara atas kerjasama dengan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumsel.

Hadir menjadi narasumber yakni Eva Aristi selaku Kepala Tim dari Bagian Sistem Pembayaran di BI Wilayah Sumsel.

Dalam pemaparannya, Eva menjelaskan bahwa tugas Bank Indonesia salah satunya untuk menjaga stabilitas nilai rupiah. Dia juga menjelaskan, saat ini teknologi perbankan sudah terdigitalisasi dengan baik, sudah sangat banyak kemudahan dalam bertransaksi, diantaranya hadirnya fasilitas Quick Response Code Indonesian Standard atau disingkat QRIS.

“Hadirnya QRIS saat ini sangat banyak membantu dalam transaksi dikehidupan sehari-hari. Masyarakat bisa dengan mudah membayar sesuatu, misalnya saat dia belanja di gerai yang terdapat fasilitas itu,” ungkapnya.

Narsum dari Bank Indonesia selaku pihak yang mensponsori kegiatan memberikan materi.

Dikesempatan ini, Eva yang juga didampingi pihak Bank BRI Wilayah Sumsel, juga mengajak khususnya anggota IWO di Sumsel untuk dapat menyebarluaskan informasi semisal QRIS tadi ke tengah masyarakat.

“Kami selaku pihak perbankan berharap dengan kegiatan pelatihan ini bisa memberikan literasi terkait bank, khususnya BI, sehingga teman – teman disini makin paham dalam dunia perbankan.” tukas dia.

Tak hanya dari Bank Indonesia selaku sponsor kegiatan, wartawan senior dari media Sumatera Ekspres yakni Dwitri Sartini, juga menjadi pemateri dalam pelatihan jurnalistik yang baru pertama digelar oleh IWO Sumsel tersebut.

Dalam materinya kepada ratusan peserta pelatihan itu, dia memberikan tips dan trik dalam membuat atau meliput berita berbasis ekonomi.

“Bergelut di dunia jurnalistik jika ditekuni dengan baik, itu mengasyikan. Dan menyoal tips atau trik dalam liputan berbasis ekonomi, kita perlu memperbanyak referensi, diantaranya soal perbankan dan istilah-istilah ekonomi lainnya.” Ucap doa.

Lanjut Dwitri, selain memperdalam atau memperbanyak referensi, insan jurnalis juga harus membekali diri dengan kecakapan lainnya untuk mendukung kinerja dalam meliput berita.

“Komunikatif, kemudian bahasa tubuh juga harus menjadi prioritas dalam jenis liputan – liputan ini, jadi diharapkan kita bisa berinteraksi dengan baik. Kemudian narasumber juga nyaman, dan terakhir berita – berita yang dihadirkan juga diterima dengan baik oleh masyarakat luas,” sambungnya.

Ketua IWO Sumsel Efran saat memberikan pengarahan kepada anggota IWO se-Sumsel.

Sementara Efran selaku Ketua PW IWO Sumsel, mengajak anggota IWO se-Sumsel yang menjadi peserta, untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan menjadikan pelatihan ini sebagai sarana menambah ilmu jurnalistik, khususnya berbasis ekonomi.

“Saya berharap kawan – kawan bisa mengikuti dengan baik kegiatan ini. Jadikan untuk menambah literasi dan pengalaman dalam menulis dan menghimpun berita, khususnya di bidang ekonomi dan berita – berita lainnya. Insya Allah diwaktu mendatang, kita akan tingkatkan kegiatan seperti ini. Dan ini bisa meningkatkan kapasitas teman – teman dalam membuat liputan dan hal lainnya dalam bidang jurnalistik,” tutup dia.

Diakhir kegiatan yang dihadiri juga oleh pihak Kominfo Sumsel itu, juga diisi materi terkait hukum yang diberikan oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) IWO, Tabrani, sehingga peserta pelatihan bisa meminimalisir atau mencegah tersandung hukum akibat dari penulisan berita-berita yang dibuat. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda