PT Persada Sawit Makmur Apresiasi Desa Cinta Jaya Raih Award DBA 2025

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – PT Persada Sawit Makmur memberikan apresiasi kepada Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) atas keberhasilannya mempertahankan status nol kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 2025 melalui program Desa Bebas Api (DBA). Penghargaan tersebut diserahkan di Markas Manggala Agni Daerah Operasional XVII OKI pada 3 Maret 2026.

Group Manager PT Persada Sawit Makmur, Juliandi Pane menjelaskan, bahwa program DBA merupakan pendekatan preventif dalam pengendalian karhutla yang menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat desa sebagai garda terdepan pencegahan kebakaran.

“Program DBA bukan hanya soal patroli, tetapi membangun sistem pencegahan berbasis desa melalui edukasi, sosialisasi rutin, penempatan crew leader, serta pemberian apresiasi bagi desa yang berhasil mempertahankan zero fire. Harapan kami, program ini mampu membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lahan tanpa bakar adalah tanggung jawab bersama dan menjadi budaya ditengah masyarakat,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Asisten Fire Prevention PT Persada Sawit Makmur, M. Windra Prima menambahkan, bahwa keberhasilan program DBA didukung oleh patroli terpadu yang dilakukan secara rutin, sosialisasi berkelanjutan, serta penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau. Selain itu, perusahaan menunjuk seorang crew leader dari unsur pemuda setempat sebagai perpanjangan tangan dalam implementasi program di lapangan.

Crew Leader Desa Cinta Jaya, Dedi Patriansyah menyampaikan, bahwa konsistensi patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan desa mempertahankan zero fire.

“Kami rutin melakukan patroli serta pendekatan kepada petani dan warga yang beraktivitas di lahan. Pencegahan dini menjadi kunci agar tidak terjadi pembukaan lahan dengan cara membakar. Kesadaran masyarakat kini semakin meningkat,” ungkapnya.

Kepala Desa Cinta Jaya, Budiman menilai, program DBA memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesiapsiagaan desa.

“Dengan adanya pendampingan dan koordinasi bersama perusahaan, masyarakat semakin memahami risiko karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mempertahankan status desa bebas api,” ujarnya.

Program DBA di Kabupaten OKI merupakan inisiatif yang mulai diperkenalkan pada 2025. Wakil Bupati OKI, Supriyanto, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman Program DBA pada 8 Agustus 2025.

Menurut Wabup Supriyanto, inisiatif ini menjadi terobosan kolaboratif dalam memperkuat upaya pencegahan karhutla berbasis desa. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda