PT GTA Salurkan Bantuan PMT untuk 12 Anak Berisiko Stunting di Mesuji Raya

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – PT Gunung Tua Abadi (GTA), anak perusahaan PT Prime Agri Resources (PT PAR), menyalurkan bantuan corporate social responsibility (CSR) berupa pemberian makanan tambahan (PMT) bagi anak berisiko stunting dan kurang mampu di Desa Dabuk Makmur, Desa Balian Makmur, dan Desa Mataram Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (30/9/2026).

Bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap masyarakat sekaligus komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, khususnya Program Gerakan Nasional Cegah Stunting (GENTING) dan Program Orang Tua Asuh (OTA) bagi anak berisiko stunting dan kurang mampu di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kegiatan pemberian makanan tambahan ini rencananya dilaksanakan selama enam bulan berturut-turut bagi 12 orang penerima manfaat.

Penyerahan bantuan tersebut secara simbolis dilaksanakan oleh Asisten CSR PT PAR, Pemerintah Kecamatan Mesuji Raya, PLKB Kecamatan Mesuji Raya, serta Tim Puskesmas Pematang Panggang IV di Kantor PLKB Kecamatan Mesuji Raya.

Dalam sambutannya, perwakilan Kecamatan Mesuji Raya yang diwakili oleh Ibu Dwi Munawaroh mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin. Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak penerima manfaat.

Sementara itu, perwakilan PLKB Kecamatan Mesuji Raya yang diwakili oleh Ibu Yuni turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PAR karena telah turut membantu Program GENTING dan OTA di wilayah kerjanya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga membuka ruang diskusi bagi para penerima manfaat agar anak-anak penerima manfaat mau mengonsumsi makanan yang telah diberikan.

“Kami terbuka untuk diskusi terkait makanan yang cocok untuk anak-anak agar mau mengonsumsi makanan yang diberikan sehingga dapat berkontribusi terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak. Selain itu, ke depannya kami akan mendata perkembangan anak-anaknya,” kata Yuni.

Sementara itu, Staf CSR PT PAR Adnan menyatakan, bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat berkontribusi terhadap tumbuh kembang anak sehingga mereka dapat keluar dari risiko stunting. Ia juga menekankan bahwa makanan tambahan yang diberikan harus mempertimbangkan kualitas dan kandungan gizinya.

“Makanan yang diberikan harus dikonsumsi oleh anak-anak penerima manfaat. Karena rencananya program ini akan kami laksanakan selama enam bulan berturut-turut, setiap bulannya kami akan memberikan bantuan makanan tambahan dan berkunjung ke desa-desa untuk mendata tumbuh kembang para penerima manfaat,” ujar Adnan.

Ia juga menjelaskan bahwa target bantuan PMT tersebut terdiri atas 12 anak yang berpotensi mengalami stunting dan berasal dari keluarga kurang mampu.

Paket PMT yang disalurkan antara lain berisi telur, ikan, sayuran, buah-buahan, dan susu. Namun, ke depannya isi bantuan dapat disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat berdasarkan saran dan masukan dari petugas gizi di Puskesmas. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda