Proyek KDMP Sungai Medang Diduga Mangkrak, Papan Informasi Tak Terpasang dan Anggaran Dipertanyakan

1
Kondisi KDMP Desa Sungai Medang

KERINCI, BERITAANDA – Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sungai Medang, Kecamatan Air Hangat Timur, Provinsi Jambi, diduga mangkrak. Proyek yang merupakan bagian dari program nasional pemerintah tersebut disebut sudah hampir satu bulan tidak menunjukkan aktivitas pembangunan di lokasi.

Kondisi ini mulai menjadi sorotan masyarakat setempat. Pasalnya, pembangunan fasilitas KDMP tersebut diharapkan dapat segera rampung dan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

Pantauan di lokasi, bangunan gedung KDMP yang masih dalam tahap pengerjaan tampak belum selesai. Aktivitas pekerjaan disebut tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat apabila pembangunan tidak segera dilanjutkan dan justru berlarut-larut tanpa kejelasan.

Tak hanya mempertanyakan alasan terhentinya pekerjaan, masyarakat juga menyoroti minimnya informasi mengenai proyek tersebut.

Hingga pembangunan berlangsung, disebut tidak terlihat adanya papan informasi atau papan nama proyek yang memuat keterangan mengenai nilai anggaran, sumber dana, pelaksana pekerjaan, maupun batas waktu penyelesaian.

Ketiadaan informasi tersebut membuat masyarakat kesulitan mengetahui berapa besar anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan gedung KDMP tersebut serta sejauh mana target penyelesaiannya.

“Ya, sudah hampir satu bulan proyek ini (KDMP) tidak terlihat kelanjutan pembangunannya. Ketika pembangunan dimulai, pihak terkait tidak memasang papan merek proyek, sehingga masyarakat tidak mengetahui nilai besaran anggaran dan batas waktu pekerjaannya,” ujar masyarakat setempat, Selasa (6/10/2026).

Masyarakat pun meminta pemerintah daerah dan pihak terkait tidak tinggal diam. Mereka berharap dilakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan penyebab terhentinya pembangunan, progres pekerjaan yang telah dicapai, penggunaan anggaran, serta kejelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kelanjutan proyek tersebut.

Masyarakat juga berharap pemerintah memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kapan pembangunan akan kembali dilaksanakan dan kapan gedung KDMP tersebut ditargetkan selesai. Transparansi dinilai penting agar program yang menggunakan anggaran pemerintah tersebut dapat diketahui dan diawasi bersama oleh masyarakat.

Sementara itu, Ardianto selaku Pimpro KDMP Desa Sungai Medang, saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp, belum memberikan tanggapan terkait dugaan terhentinya pembangunan, progres pekerjaan, nilai anggaran, maupun tidak adanya papan informasi proyek. Pesan yang dikirim telah menunjukkan dua tanda centang yang menandakan pesan tersebut telah dilihat, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda