Protes Unik Warga Purbolinggo Picu Perbaikan Jalan yang Lama Dikeluhkan

5

LAMPUNG TIMUR, BERITAANDA – Jalan rusak yang sempat viral di Kecamatan Purbolinggo, Kabupaten Lampung Timur akhirnya menggugah pemerintah daerah dan masyarakat untuk melakukan perbaikan sementara.

Kerusakan jalan itu sebelumnya ramai diperbincangkan setelah warga menyulap lubang jalan yang tergenang air menjadi wahana wisata sindiran bertajuk “Telaga Sewu”. Dalam video yang beredar, sejumlah anak terlihat bermain di lubang yang berdiameter cukup lebar hingga menyerupai kolam kecil. Warga bahkan memasang papan bertuliskan “Grand Opening Telaga Sewu Purbolinggo Lampung Timur” sebagai simbol protes atas kondisi jalan yang dinilai lama tidak tersentuh perbaikan.

Aksi tersebut kemudian memicu kepedulian berbagai pihak. Sejumlah warga bersama pemerintah daerah bergotong royong melakukan penimbunan sementara pada lubang-lubang jalan.

Suprayitno, warga setempat, menyebut aksi tersebut sebagai bentuk pemantik kebersamaan sekaligus aspirasi masyarakat. Ia mengatakan warga telah lama menunggu perbaikan, sementara kerusakan jalan terus meluas.

“Ini bentuk aspirasi luar biasa masyarakat Purbolinggo yang selama ini belum terjamah pembangunan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, warga sebenarnya ingin membantu pemerintah, namun berharap perbaikan dilakukan lebih serius.

“Kami pembayar pajak aktif, tapi jalannya selalu rusak dan berlubang panjang sekali dari Purbolinggo sampai Bumi Jawa,” katanya.

Menurutnya, jika tidak segera dibenahi, akses penghubung Purbolinggo menuju Kota Metro dan Sukadana berpotensi terganggu. Saat ini, hanya sebagian kecil ruas jalan yang masih layak dilintasi.

Keluhan serupa disampaikan Rosi. Ia mengatakan warga telah berulang kali mengadu, namun belum ada perubahan signifikan hingga akhirnya aksi sindiran itu dilakukan.

“Mengadu sudah. Sekarang sepertinya pemerintah harus diviralkan dulu baru terlihat bekerja. Alhamdulillah sekarang langsung ada respons cepat meski baru ditangani sementara,” ujarnya.

Menanggapi viralnya video tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyatakan, pemerintah daerah telah merespons cepat. Ia memastikan ruas jalan yang viral itu sudah masuk dalam perencanaan pembangunan tahun 2026.

Menurutnya, aksi kreatif masyarakat justru membantu pemerintah memperoleh informasi detail terkait lokasi kerusakan.

“Hari ini Pemkab Lampung Timur langsung merespons. Dinas terkait saya perintahkan untuk menimbun lubang-lubang di jalan tersebut,” tegasnya, Ahad (15/2/2026).

Ia menegaskan bahwa ruas jalan tersebut telah masuk dalam anggaran daerah dan akan diperbaiki secara bertahap sesuai skala prioritas. Saat ini, sejumlah lubang sudah mulai ditutup dengan dukungan komunitas sosial dan masyarakat.

“Jalan yang sempat viral itu sudah kami masukkan dalam anggaran untuk pembenahan,” ujarnya.

Ela juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan media yang aktif memberikan informasi terkait kondisi infrastruktur di lapangan. Menurutnya, kritik yang disampaikan secara inovatif tetap membantu pemerintah dalam menentukan langkah perbaikan.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat dan teman-teman media atas perhatian serta informasi yang membangun,” katanya.

Ia berjanji pembangunan infrastruktur akan menjadi fokus utama selama masa jabatannya, termasuk perbaikan jalan dan sarana pendukung lainnya di wilayah tersebut.

“Perbaikan akan kami lakukan bertahap, dengan infrastruktur sebagai prioritas masa jabatan kami,” pungkasnya. (*)

Bagaimana Menurut Anda