Polres OKI Kerahkan 115 Personel Amankan Tradisi Midang Morge Siwe

1

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Kegiatan budaya midang morge siwe kembali digelar meriah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Senin (23/3/2026). Tradisi yang sarat nilai kearifan lokal ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polres OKI menerjunkan sebanyak 115 personel untuk melakukan pengamanan secara maksimal. Pengamanan dilakukan secara terbuka dan humanis dengan mengedepankan pendekatan persuasif, sehingga tercipta suasana kondusif tanpa mengurangi kekhidmatan acara.

Kehadiran aparat kepolisian ditengah masyarakat dalam kegiatan adat ini menjadi bukti nyata komitmen Polres OKI dalam memberikan rasa aman. Selain itu, kegiatan midang morge siwe turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Dr. Edward Chandra, Bupati OKI Muchendi Mahzareki, Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto SH SIK MH, Dandim OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, SH, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung Ruben Faradisa, serta jajaran Forkopimda.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari tugas Polri dalam mendukung setiap kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan adat dan budaya.

“Polres OKI berkomitmen untuk selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian midang morge siwe berjalan aman, tertib, dan lancar. Ini juga merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal yang menjadi identitas daerah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa sebanyak 115 personel telah disiagakan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan pengamanan maksimal dari Polres OKI, kegiatan midang morge siwe berlangsung lancar dan penuh semarak. Hal ini menjadi wujud nyata sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam melestarikan budaya lokal. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda