Percepat Herd Immunity, Pemkab Lamsel Tambah Posko Vaksinasi di Pusat Keramaian

21

LAMSEL-LAMPUNG, BERITAANDA – Guna terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) pada masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan (Lamsel) terus gencar melakukan vaksinasi Covid-19

Untuk menciptakan herd immunity, capaian vaksinasi di Kabupaten Lamsel setidaknya harus mencapai 70% dosis 1, termasuk cakupan untuk lansia sebesar 60%.

Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto dalam berbagai kesempatan selalu melakukan sosialisasi serta mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk segera divaksin. Hal ini sebagai upaya untuk mencapai target herd immunity.

“Capaian vaksinasi merupakan salah satu syarat naik turunnya Status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Saat ini, status PPKM Lamsel masih berada pada level 2. Itu artinya, kegiatan di masyarakat masih dibatasi,” kata bupati, Selasa (2/11).

Lanjut bupati, masyarakat belum diperbolehkan melakukan kegiatan dalam skala besar, namun jika berada di zona hijau atau PPKM level 1, terdapat pelonggaran aturan kegiatan di masyarakat. Meski harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jika Covid-19 selesai, maka roda perekonomian akan kembali lancar. Saat ini kegiatan kita masih harus dibatasi, kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) juga masih dibatasi. Kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Joniansyah menyebut, berdasarkan sumber KPCPEN pertanggal 2 November 2021, capaian vaksinasi Covid-19 kategori umum dosis 1 sebesar 66,69%.

“Meskipun capaian vaksin lansia masih sekitar 45,44%, tapi jumlah sasarannya sedikit, hanya 73.134. Sekitar 14 ribu lagi, vaksinasi lansia sudah bisa mencapai 60%,” terangnya.

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Dinas Kesehatan kembali menggelar Gebyar Vaksin yang dimulai sejak Selasa, 2 November hingga Jumat 5 November.

“Selain posko-posko yang sudah ada sebelumnya, sekarang kita tambah lagi posko , seperti di tiap-tiap pasar, Dermaga Bom, Disdukcapil, Sekretariat Swasembada Gizi dan lain-lain. Pokoknya di pusat keramaian kita dirikan posko yang melayani vaksinasi,” papar Joniansyah.

Untuk diketahui, saat ini stok vaksin yang ada di Dinas Kesehatan sekitar 26 ribu dosis. Sebanyak 14 ribu dosis dikhususkan untuk lansia, sedangkan sisanya untuk masyarakat umum.

“Masyarakat tak perlu khawatir akan kekurangan dosis vaksin, karena Rabu (3/11) besok, akan ada lagi  tambahan vaksin bantuan dari BKKBN Pusat sebanyak 111.150 dosis vaksin,” pungkas Joniansyah. (Katharina Yanuarti)

Bagaimana Menurut Anda