BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Gubernur Lampung diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi, melakukan penanaman 1.000 pohon buah bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Ibu Wury Ma’ruf Amin serta Ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM) secara hybrid, di PKK Agropark Sabah Balau Lampung Selatan, Rabu (1/2/2023).
Acara pencanangan penanaman 1.000 pohon buah yang dipusatkan di sekitar Candi Borobudur Kabupaten Magelang Jawa Tengah ini, juga dilakukan secara serentak di 38 provinsi di seluruh Indonesia.
Untuk Provinsi Lampung, dilaksanakan penanaman bibit buah-buahan sebanyak 125 batang yang terdiri dari bibit buah alpukat (varietas siger mas dan hijau panjangan) sebanyak 25 pohon, durian (varietas othong) sebanyak 24 batang, jeruk (varietas trigas) sebanyak 25 batang dan kelengkeng (varietas keteki dan pimpong) sebanyak 51 batang.
Gubernur Lampung dalam sambutannya yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kusnardi memyampaikan bahwa kegiatan penamanan 1.000 pohon ini, salah satunya bertujuan untuk mewujudkan Indonesia hijau.
Selain itu juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih kepada lingkungan, terutama yang ada di sekitar lokasi Kebun PKK Agropark Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang serta gapoktan/poktan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung.
Dengan adanya kegiatan penanaman 1.000 pohon bibit buah secara hybrid di seluruh Indonesia ini, Gubernur berharap agar instansi pemerintah dapat berperan serta dalam mengembangkan dan melestarikan tanaman buah-buahan dan tanaman pertanian lainnya, memberikan bantuan maupun pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam pohon, terutama tanaman buah-buahan.
Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Lampung Jekvy Hendra dalam sambutannya menyampaikan terima kasih, karena berkat kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten dan kota, kegiatan ini dapat terselenggara dengan sukses.
Ia berharap, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyinergikan program-program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, bukan hanya dari sisi kegiatan seremonial saja tapi juga dalam pembangunan sumber daya manusia serta peningkatan produktivitas.
Dia juga menyebutkan, bersumber dari data Litbang BSIP, Lampung termasuk di dalam 4 provinsi terluas dan terbesar dalam penanaman dan hasil-hasil tanaman pangan. (Katharina)





























