BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung bersama Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Bursa Efek Indonesia (BEI), Phintraco Sekuritas, dan Forum CSR Lampung menyelenggarakan kegiatan Edukasi Keuangan dan Pengenalan Investasi melalui Program Bank Sampah Sekolah.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari launching Program Bank Sampah Sekolah yang telah dilaksanakan pada 21 Agustus 2025, sebagai bentuk sinergi antara literasi keuangan, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan generasi muda di sekolah.
Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Direktur OJK Imam Gozali, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Laila Soraya, Ketua APINDO Lampung, serta perwakilan dari Forum CSR Lampung.
Ketua Forum CSR Lampung, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Pengembangan Yayan Sopian, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mencetak generasi muda Lampung yang peduli lingkungan dan tangguh menghadapi tantangan perubahan iklim.
“Anak-anak ini adalah the next young green leaders. Mereka belajar tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga mengelola hasilnya untuk hal yang produktif dan bermanfaat,” ujar Yayan.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Laila Soraya, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi OJK dan para mitra dalam menggabungkan edukasi keuangan dengan pembinaan karakter siswa.
Ia menegaskan bahwa kegiatan Bank Sampah Sekolah tidak sekadar kegiatan tambahan, melainkan sarana membangun nilai kedisiplinan, gotong royong, kreativitas, dan semangat kewirausahaan.
Melalui kegiatan ini, OJK berkomitmen untuk terus memperluas program edukasi keuangan berbasis lingkungan di sekolah, agar generasi muda Lampung tumbuh menjadi individu yang cerdas finansial, peduli lingkungan, dan berdaya saing tinggi dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan. (*)




























