Musrenbang OKI 2027 Digelar, Fokus pada Transformasi Sosial dan Ekonomi Berkelanjutan

27

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2027 digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten OKI, Selasa (31/3/2026).

Kepala Bappeda Kabupaten OKI Aidil Azwari SP M.Si dalam laporannya menjelaskan, bahwa RKPD yang disusun tersebut tentunya melalui berbagai tahapan perencanaan.

“Mulai dari pembentukan tim penyusunan pada bulan Desember 2025 lalu, musrenbang desa/kelurahan mulai 1 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026, serta musrenbang kecamatan sejak 12 Januari hingga 13 Februari 2026,” jelas Aidil.

Forum Konsultasi Publik (FKP) pada 26 Februari 2026 lalu, juga sejak 4 Februari hingga 2 Maret 2026 telah dilaksanakan forum perangkat daerah dan lintas perangkat daerah. Lanjutnya, pada hari ini digelar musrenbang kabupaten RKPD tahun 2027.

“Forum lintas perangkat daerah lanjutan pada 1 April hingga 4 Mei 2026, pelaksanaan fasilitasi provinsi pada 3–4 Juni 2026, dan penetapan Perbup RKPD tahun 2027 pada 1 Juli 2026, yang menjadi pijakan dan dasar pembahasan KUA-PPAS serta rancangan APBD tahun 2027,” terang dia.

Dijelaskannya, pelaksanaan musrenbang dalam penyusunan dokumen RKPD Kabupaten OKI tahun 2027 dimaksudkan sebagai forum musyawarah para pemangku kepentingan (stakeholders) di tingkat kabupaten dalam rangka mematangkan rancangan RKPD tahun 2027.

“Dan pelaksanaan musrenbang dalam penyusunan dokumen RKPD Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2027 bertujuan untuk menyepakati dukungan program dan kegiatan prioritas Kabupaten OKI tahun 2027,” tegas dia.

Output kegiatan ini diharapkan dapat memperoleh kesepakatan bersama terkait program dan kegiatan pembangunan daerah tahun 2027. Lanjutnya, narasumber berasal dari Bappeda Provinsi Sumatera Selatan dengan materi seputar ‘Arah Kebijakan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2027’.

“Peserta berasal dari lintas sektor, terdiri dari DPRD, tim percepatan pembangunan, akademisi, instansi vertikal, BUMD, swasta/korporasi, OPD/kecamatan, desa/kelurahan, LSM, dan unsur relevan lainnya,” tandas dia.

Perlu diketahui, tegasnya, sesuai dengan RPJMD 2025–2029, tema pembangunan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tahun 2027 adalah ‘penguatan transformasi sosial, tata kelola pemerintahan, dan ekonomi yang berkelanjutan’, yang memiliki makna dan kata kunci.

“Sehingga dalam penyusunan RKPD 2027, visi dan misi RPJMD tahun 2025–2029 ‘OKI Maju Bersama’ menjadi dasar penetapan arah pembangunan daerah tahun 2027, di samping juga memperhatikan isu-isu strategis daerah,” tutur dia.

Antara lain, jelas dia, hilirisasi sektor komoditas unggulan, kualitas lingkungan hidup, penyediaan infrastruktur dasar, penurunan tingkat kemiskinan, pengangguran, serta peningkatan daya saing UMKM, kualitas SDM, dan tata kelola pemerintahan.

“Kesemuanya dijawab dengan penetapan 11 arah kebijakan pembangunan, kebijakan kewilayahan, dan kebijakan pendukungan program strategis nasional. Pelaksanaannya, Kabupaten OKI menetapkan 7 program prioritas daerah,” ungkap dia.

Kepala Bappeda Kabupaten OKI Aidil Azwari SP M.Si

Akhirnya, tambah dia, dengan formulasi arah kebijakan, program prioritas daerah, serta strategi yang tepat, diharapkan pembangunan daerah tahun 2027 nantinya dapat mencapai target sasaran indikator makro tahun 2027 yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki SE M.Si melalui Wakil Bupati OKI, Supriyanto mengatakan, bahwa sebagaimana amanat RPJMD Kabupaten Ogan Komering Ilir tahun 2025–2029, maka diwajibkan menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) setiap tahun.

“Dan tahun 2027 merupakan penjabaran RPJMD tahun ketiga secara teknokratik dan tahun kedua secara politik. RKPD yang disusun nantinya menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk menyepakati dan membahas KUA-PPAS serta penetapan APBD tahun anggaran 2027,” ujar dia.

Lanjutnya, pembangunan merupakan langkah dan upaya dalam mendorong terjadinya pertumbuhan positif pada semua sektor seperti ekonomi, sosial, budaya, stabilitas daerah, serta sektor lainnya, termasuk keberlangsungan lingkungan hidup yang harus terus dijaga guna keberlanjutan.

“Pembangunan berdampak terhadap kemajuan peradaban suatu daerah, mengurangi kemiskinan, memangkas kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu terwujud apabila pembangunan yang dilaksanakan benar-benar mampu menjawab semua permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” tegas dia.

Masih kata dia, terlepas dari keberhasilan pada tahun pertama RPJMD yang baru saja dilalui bersama, sudah terlihat hasil dan capaian secara makro dari pembangunan yang dilaksanakan, seperti pertumbuhan ekonomi yang positif, serta kualitas manusia di Kabupaten Ogan Komering Ilir yang juga mengalami peningkatan.

“Demikian pula halnya dengan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran yang mengalami penurunan. Ini menunjukkan bahwa pembangunan yang dilaksanakan telah memberikan dampak yang cukup baik sebagai modal awal untuk memulai perbaikan dan pembenahan sesuai dengan janji dan komitmen kepada masyarakat,” tutur dia.

Di awal pemerintahan, kami telah menyusun visi dan misi serta program prioritas sebagai jawaban atas permasalahan yang ditemui di masyarakat Ogan Komering Ilir. Tambah dia, saat ini melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2025, visi, misi, dan program prioritas tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang menjadi acuan, pedoman, serta navigasi bersama dalam melaksanakan pembangunan daerah dalam lima tahun ke depan.
‘OKI Maju Bersama’ bukan hanya sekadar kata-kata, apalagi retorika tanpa makna.

“OKI Maju Bersama adalah tentang komitmen, tekad, dan semangat yang kuat, buah dari hasil observasi secara objektif dan mendalam yang didapat dari interaksi langsung dengan masyarakat Ogan Komering Ilir, terkait kondisi dan permasalahan faktual masyarakat, baik di perkotaan hingga pelosok desa, maupun wilayah darat sampai pesisir. Hingga melahirkan kesimpulan akhir dan kesepakatan bersama untuk memulai dan melakukan perubahan demi kemajuan masyarakat Ogan Komering Ilir,” terang dia.

Kata dia lagi, hari ini merupakan pelaksanaan Musrenbang tentang dukungan program dan kegiatan prioritas dalam mengawal arah pembangunan daerah tahun 2027, dimana forum ini dimaksudkan sebagai wadah musyawarah untuk membahas dukungan program kegiatan prioritas daerah dalam rangka penyempurnaan Rancangan RKPD tahun 2027.

“Kami berharap apa yang disepakati nantinya dapat diwujudkan melalui program pembangunan yang memberikan manfaat serta berdampak positif bagi masyarakat. Di tengah kondisi dana transfer yang makin terbatas, saya berharap pembangunan tetap memprioritaskan layanan kebutuhan dasar masyarakat seperti pemenuhan SPM, layanan dan akses terhadap kesehatan, pendidikan, serta perencanaan penyediaan infrastruktur layanan dasar seperti jaringan listrik, air minum, sanitasi, serta pembangunan dan peningkatan jalan dan jembatan penghubung. Agar semua ini direncanakan secara tepat, matang, dan efisien,” imbuh dia.

Wakil Bupati OKI, Supriyanto

Selanjutnya, tambah dia lagi, dalam mendukung sektor pertumbuhan ekonomi, prioritas pembangunan juga diharapkan difokuskan pada ketahanan pangan, pembinaan UMKM/koperasi, dan hilirisasi komoditas unggulan, yang mana sektor ini juga menjadi prioritas nasional, di samping program prioritas lainnya di Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Saya juga berharap kepada setiap pelaku pembangunan (stakeholder) yang berasal dari berbagai komponen, baik pemerintah daerah, instansi vertikal, pemerintah provinsi dan nasional, korporasi/swasta, serta seluruh unsur masyarakat, agar bersama-sama terlibat dalam pembangunan di Kabupaten Ogan Komering Ilir sehingga pembangunan yang dilaksanakan akan lebih optimal dalam memberikan manfaat,” tegas dia lagi.

Sambung dia, dengan semangat gotong royong dan kolaborasi dari berbagai komponen daerah, instansi vertikal, pemerintah provinsi dan nasional, korporasi/swasta, serta masyarakat, sangat penting untuk menciptakan sinergitas yang lebih kuat dalam pembangunan demi kemajuan masyarakat Ogan Komering Ilir. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda