Muscab PKB Tiga Kabupaten Digelar di Tubaba, Perkuat Sinergi dan Dorong Inovasi Daerah

12

TULANG BAWANG BARAT, BERITAANDA – Wakil Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Nadirsyah, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang melibatkan tiga kabupaten, yakni Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, dan Mesuji. Kegiatan tersebut dipusatkan di Taman Wisata Uluan Nughik, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran Wakil Bupati bersama jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan konsolidasi organisasi serta sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muscab PKB di Tubaba. Ia menilai kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda struktural partai, tetapi juga momentum strategis untuk melahirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musyawarah Cabang PKB tiga kabupaten ini. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan pemikiran konstruktif dalam mendukung pembangunan di daerah masing-masing, khususnya di Tubaba,” ujarnya.

Ia menegaskan, fokus pembangunan di Tubaba saat ini diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan memerlukan kolaborasi seluruh elemen, termasuk partai politik dan organisasi kemasyarakatan.

“Kami menyadari bahwa membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan dukungan semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan program pembangunan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengajak kader PKB serta badan otonom Nahdlatul Ulama, seperti Muslimat dan Fatayat, untuk berperan aktif dalam gerakan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat, salah satunya pengelolaan sampah plastik yang bernilai ekonomi sekaligus mendukung kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Tulang Bawang Barat, Gus Taufik Hidayat menjelaskan, bahwa pelaksanaan Muscab di ruang terbuka merupakan implementasi arahan DPW PKB Provinsi Lampung dengan konsep back to nature.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa aktivitas partai tidak harus selalu dilaksanakan di ruang eksklusif, tetapi juga dapat menyatu dengan alam sekaligus mengangkat potensi wisata daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemilihan lokasi Taman Wisata Uluan Nughik merupakan hasil masukan berbagai tokoh daerah serta dukungan pemerintah setempat. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang promosi potensi wisata Tubaba agar semakin dikenal luas.

Selain itu, Gus Taufik menekankan kuatnya soliditas kader PKB di wilayah daerah pemilihan (dapil) 6. Menurutnya, perpindahan lokasi kegiatan ke Tubaba dalam waktu singkat menjadi bukti kekompakan dan semangat gotong royong kader.

“PKB hidup dan bergerak atas dasar kebersamaan. Muscab ini bukan sekadar agenda struktural, tetapi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan membesarkan partai di masing-masing wilayah,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua DPW PKB Provinsi Lampung, Hj. Chusnunia Chalim menilai, pelaksanaan Muscab di ruang terbuka menghadirkan suasana baru yang lebih segar dan inspiratif.

“Dari suasana yang berbeda, lahir ide-ide baru. Ini menunjukkan bahwa PKB berani keluar dari pola lama yang cenderung kaku menuju pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif,” ujarnya.

Ia menegaskan, ke depan PKB harus terus mendorong inovasi, memperkuat keberanian dalam bergerak, serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang lebih membumi.

Sebagai bentuk komitmen kepada masyarakat, lanjutnya, PKB juga meluncurkan program mobil layanan serbaguna. Sebanyak 30 unit kendaraan disiapkan untuk mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari layanan kesehatan hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Konsep serbaguna ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat secara luas, tidak terbatas pada satu fungsi saja,” jelasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPW PKB Provinsi Lampung, Ketua dan pengurus DPC PKB dari tiga kabupaten, pimpinan partai politik, serta berbagai elemen masyarakat dan badan otonom Nahdlatul Ulama.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara partai politik, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (Wawan)

Bagaimana Menurut Anda