MTQ ke-42 Muara Enim Resmi Dibuka di Muara Tenang, Usung Nuansa Wisata Religi

6

MUARA ENIM, BERITAANDA – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 tingkat Kabupaten Muara Enim resmi dibuka oleh Bupati Muara Enim, H. Edison SH M.Hum, Senin (6/4/2026), di Desa Muara Tenang, Kecamatan Semende Darat Tengah.

Pembukaan berlangsung di kawasan wisata Tebat Pemandian Muara Tenang dengan konsep panggung utama yang berdiri di atas kolam, menghadirkan suasana unik dan berbeda dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Ir. Hj. Sumarni M.Si, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Kabupaten Muara Enim Heni Pertiwi Edison S.Pd, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

MTQ tahun ini menjadi momentum istimewa, mengingat terakhir kali Desa Muara Tenang menjadi tuan rumah pada tahun 2006, atau sekitar dua dekade lalu. Kembalinya ajang ini disambut antusias oleh masyarakat Semende Raya yang dikenal religius.

Semarak pembukaan semakin terasa dengan parade kafilah dari seluruh kecamatan yang menampilkan kekayaan tradisi serta mempererat semangat ukhuwah Islamiyah.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persaudaraan, menebarkan syiar dakwah, serta membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat di Bumi Serasan Sekundang.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang religius, sejalan dengan visi Muara Enim MEMBARA (Muara Enim Bangkit, Rakyat Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan).

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa masyarakat Semende Raya memiliki reputasi sebagai komunitas religius yang kuat. Penyelenggaraan MTQ di wilayah ini dinilai sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat identitas lokal.

Mengusung tema ‘Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Bumi Serasan Sekundang yang MEMBARA’, MTQ ke-42 diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan yang berlandaskan nilai-nilai spiritual.  (Angga)

Bagaimana Menurut Anda