Manulife Syariah Indonesia Perluas Layanan, Resmikan Kantor Pemasaran Baru di Batam

50

BATAM, BERITAANDA – Dalam upaya memperluas jangkauan layanan keuangan berbasis syariah sekaligus memperkuat komitmen terhadap inklusi keuangan syariah di Indonesia, khususnya di wilayah Batam, Manulife Syariah Indonesia meresmikan Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) Al Fattah As Salam yang berlokasi di Ruko Mega Legenda 2 Blok B2 No.16, Batam Center, Kota Batam.

Kantor pemasaran ini akan melayani nasabah dengan berbagai solusi keuangan, termasuk layanan perlindungan asuransi berbasis syariah dari Manulife Syariah Indonesia.

Peresmian KPM Al Fattah As Salam dilakukan oleh Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, didampingi oleh Direktur Distribusi Manulife Syariah Indonesia, Shafira, GM Agency Manulife Indonesia, William Satriadi Soetrisno, serta Kepala KPM GA Al Fattah As Salam, Kasilah.

Dalam acara tersebut, turut hadir salah satu ahli waris nasabah penerima manfaat klaim meninggal dunia senilai Rp634 juta dari produk MiSmart Insurance Solution Syariah. Kehadirannya menjadi pengingat yang menyentuh akan komitmen Manulife untuk terus menghadirkan perlindungan finansial yang nyata dan bermakna bagi keluarga Indonesia.

Sebagai kota industri dan perdagangan, Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,66% (year-on-year) pada Triwulan II 2025, melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 5,3%. Kondisi ini menjadi peluang besar bagi pengembangan layanan keuangan berbasis syariah di wilayah tersebut.

Pertumbuhan Industri Asuransi Syariah dan Kinerja Manulife

Presiden Direktur Manulife Syariah Indonesia, Fauzi Arfan, mengatakan bahwa industri asuransi syariah di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total kontribusi industri asuransi syariah meningkat dari Rp6,57 triliun pada 2024 menjadi Rp7,40 triliun pada 2025, tumbuh 12,54% (year-on-year).

“Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap produk asuransi jiwa dan kesehatan berbasis syariah,” ujar Fauzi, Kamis (6/11/2025).

Fauzi menambahkan, hingga Semester I/2025, Manulife Syariah Indonesia mencatat total aset sebesar Rp1,61 triliun, hanya dalam waktu kurang dari satu tahun sejak resmi beroperasi sebagai entitas mandiri pada Desember 2024. Selain itu, perusahaan juga berhasil membukukan surplus underwriting sebesar Rp37 miliar pada akhir 2024.

“Pembukaan kantor dan pembayaran klaim ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam menghadirkan perlindungan yang berarti bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk melindungi keluarga Indonesia dengan solusi perlindungan jiwa, kesehatan, dan perencanaan keuangan berbasis syariah yang transparan, universal, dan inklusif,” imbuhnya.

Tentang Manulife

Manulife Financial Corporation merupakan penyedia layanan keuangan internasional terkemuka yang membantu masyarakat membuat keputusan finansial dengan lebih mudah dan hidup lebih baik. Berkantor pusat di Toronto, Kanada, Manulife menyediakan layanan nasihat keuangan dan asuransi, beroperasi dengan nama Manulife di Kanada, Asia, dan Eropa, serta John Hancock di Amerika Serikat.

Melalui Manulife Wealth & Asset Management, perusahaan menawarkan layanan investasi global, nasihat keuangan, dan program pensiun bagi individu maupun institusi di seluruh dunia.

Hingga akhir 2023, Manulife memiliki lebih dari 37.000 karyawan, 109.000 tenaga pemasar, serta ribuan mitra distribusi yang melayani lebih dari 35 juta nasabah di berbagai negara. Saham Manulife diperdagangkan dengan kode ‘MFC’ di bursa efek Toronto, New York, dan Filipina, serta ‘945’ di Hong Kong.

“Tidak semua produk tersedia di setiap yurisdiksi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.manulife.com,” tutup Fauzi. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda