Ketua Foskey Balam: Satgas Jangan Mengkambinghitamkan Musik

87

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), pemerintah akan meniadakan semua kegiatan di malam Tahun Baru mendatang, termasuk hiburan musik.

Menanggapi hal tersebut, Robin Triajaya selaku Ketua Forum Silaturahmi Keyboardist Kota Bandar Lampung (Foskey Balam) mengatakan, menurut edaran yang sudah kami terima bukan dihentikan (ditiadakan), hanya dikurangi atau jamnya dibatasi. Seperti PPKM level 3 yang lalu.

“Maksud pemerintah kan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 saat Nataru,” kata Robin yang juga keyboardist serta owner dari Robin Entertaint ini kepada BERITAANDA saat mengisi acara di Hotel Emersia, Senin (6/12).

Namun, bila Tahun Baru sama sekali tidak diperbolehkan ada kegiatan musik, hal ini tak menjadi masalah baginya.

“Kalau ini demi kebaikan bersama, kami turuti saja peraturan pemerintah. Untuk teman-teman musisi jangan berkecil hati,” terangnya.

Kemudian terkait bisnis hiburan musik, khususnya organ tunggal di Kota Bandar Lampung, ia kembali menjelaskan belum stabil seperti semula.

“Kami ibaratnya masih merayap, kita nikmati yang ada. Ada kita nikmati, nggak ada nggak dikejar, kita ikuti anjuran pemerintah, tetap pada prokes,” tuturnya

Robin turut mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang sudah memperbolehkan main musik lagi dalam pesta pernikahan. Namun, jika pesta pernikahan tersebut menjadi ramai, dirinya meminta kepada tim Satgas, jangan seolah-olah mengkambinghitamkan musik dalam kegiatan itu.

“Andai acara menjadi ramai seakan kami penyebabnya. Kadang Satgas menyita peralatan musik. Kami kan bukan pencuri. Kalau mau disalahkan, ya yang punya hajatan. Kami datang karena diundang. Andai kata mereka tidak mau memakai musik pun, kami tak mengapa,” tegasnya.

Sementara itu, Muhamad Syahri yang juga merupakan seorang musisi berpendapat, terkait bisnis hiburan (musik) saat ini masih sepi. Sebab, pemerintah masih mengetatkan PPKM.

“Mau bilang apalagi, ini sudah jadi aturan pemerintah. Meskipun begitu, saya tetap bersyukur, kadang masih ada job sedikit, ngisi acara di pesta nikah dan acara lainnya. Jalani aja,” tutup dia. (Katharina Yanuarti)

Bagaimana Menurut Anda