Kenalkan Gama Gora, Bupati Tapsel: Andalan Saat Debit Air Minim

19

TAPANULI SELATAN, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu memperkenalkan varietas padi baru, Gama Gora, yang dinilai ideal untuk lahan persawahan dengan debit air terbatas.

Pengenalan varietas tersebut dilakukan kepada warga Desa Janji Manaon dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di Masjid Baiturrahman, Senin (9/3/2026).

Gama Gora diperkenalkan sebagai solusi pemulihan sektor pertanian setelah sekitar 3.000 hektare sawah di Tapanuli Selatan mengalami gagal panen akibat bencana besar pada akhir November 2025.

Bupati menjelaskan bahwa varietas ini merupakan hasil persilangan padi gogo darat dan padi sawah yang ditemukan oleh peneliti dari Universitas Gadjah Mada, sehingga dinamai “Gama” dari Gadjah Mada dan “Gora” dari gogo rancah.

Varietas ini merupakan bantuan dari Bank Indonesia dan kini tengah diupayakan penangkarannya di Tapsel, mengingat ketersediaan bibitnya masih terbatas.

Gama Gora sebelumnya telah diuji coba melalui demplot di daerah Tatengger dan menunjukkan hasil panen mencapai 9,6 ton per hektare. Selain hasilnya tinggi, masa tanam hingga panen hanya memerlukan waktu sekitar 80 hari dan kualitas nasinya dinilai baik.

Untuk memastikan kecocokannya di berbagai kondisi lahan, demplot kembali dilakukan di dua wilayah, yakni Sayurmatinggi dan Tano Tombangan. Bupati mendorong para petani memanfaatkan varietas ini, terutama pada musim kemarau atau ketika debit air sawah sedang rendah.

“Kalau biasanya petani hanya bisa dua kali tanam setahun, dengan varietas ini bisa tiga kali. Saat air minim, tanamlah Gama Gora,” ujarnya.

Dalam arahannya, Gus Irawan turut menyinggung dampak ekonomi pascabencana pada akhir 2025. Selain menyebabkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, bencana tersebut membuat pertumbuhan ekonomi Tapsel turun signifikan, dari 5,2 persen pada triwulan ketiga 2025 menjadi 2,39 persen pada triwulan berikutnya.

“Kita kehilangan produksi sekitar 16.500 ton padi. Karena itu, peningkatan produksi melalui varietas seperti Gama Gora sangat penting untuk memulihkan ekonomi kita,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya bantuan Baznas kepada 13 mustahik, zakat fitrah kepada 35 penerima, serta ambal salat untuk masjid.

Turut hadir Wakil Bupati Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah Sofyan Adil Siregar, Ketua TP PKK Murni Gus Irawan Pasaribu, Staf Ahli TP PKK Zakiah Jafar Syahbuddin Ritonga, Ketua DWP Ira Sofyan Adil Siregar, Ketua Baznas Tapsel Jon Sujani Pasaribu, serta para pimpinan OPD. [Anwar]

Bagaimana Menurut Anda