Kebakaran Rumah di Pangkalan Lampam Tewaskan Seorang Pria Lajang

3833

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Peristiwa tragis dan memilukan terjadi di Desa Lebung Batang Kecamatan Pangkalan Lampam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (16/1/2020) siang.

Betapa tidak, akibat amukan si jago merah, bukan hanya 1 unit rumah milik Samudin (57), warga setempat, yang hangus terbakar. Tetapi juga turut merenggut nyawa pria lajang, karena ikut hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Sekretaris Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten OKI, Syawal Harahap, saat dikonfirmasi mengatakan, kita dapat informasi adanya kebakaran pada pukul 17.05 Wib. Sedangkan peristiwa terjadi pukul 14.15 Wib.

“Informasi kita terima dari Sunadi, Pimpinan Puskesmas Pangkalan Lampam. Menurut dia, kejadian kebakaran hanguskan 1 unit rumah milik Samudin yang selamat dalam peristiwa itu, tetapi anaknya Fengki (25), meninggal dunia hangus terbakar,” kata Syawal.

“Penyebab kebakaran dan kerugian material masih dalam tahap penyelidikan. Rencananya, mungkin besok kita investigasi ke lokasi dan berkoordinasi dengan Dinsos, terkait kejadian kebakaran tersebut,” tandas dia.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang didapat menyebutkan, saat rumahnya terbakar, Samudin dan istrinya sedang pergi bekerja memahat pohon karet di kebun mereka. Sedangkan anaknya Fengki, tinggal dan berada di dalam rumah, karena keterbelakangan mental.

Api pertama kali diketahui warga yang melintas di depan rumah korban, karena memang lokasinya di pinggir jalan poros Desa Lebung Batang.

Api diketahui mulanya berasal dari depan dalam rumah korban. Lalu warga sekitar berteriak untuk memanggil anak korban yang sedang berada di dalam rumah, tetapi anak korban tidak mendengar.

Tak lama kemudian, api menjalar dengan cepat ke seluruh bagian rumah yang terbuat dari batu dan papan kayu, sehingga warga meminta bantuan Polhut yang berada di desa tersebut.

Lalu Polhut membawa 1 unit mesin air untuk karhutla, dan dibantu masyarakat untuk memadamkan api tersebut.

Sekira pukul.15.00 Wib, api berhasil dipadamkan dan diketahui anak pemilik rumah, Fengki, sudah terbakar dalam posisi terbaring di tempat tidurnya. Lalu kepala desa terpilih hubungi orangtua korban.

Atas musyawarah orangtua dan keluarganya serta kepala desa terpilih, korban Fengki langsung dimakamkan. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda