Kapolri Tinjau Arus Balik di Bakauheni, DPRD serta Gubernur Lampung Pastikan Mudik Aman dan Lancar

6

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendampingi Kapolri Listyo Sigit Prabowo meninjau pengamanan dan kelancaran arus balik lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (28/3/2026).

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan arus balik pemudik dari Sumatera menuju Pulau Jawa berjalan aman, tertib dan lancar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Kapolri di Helipad Lapangan Siger oleh Ketua DPRD dan Gubernur Lampung. Selanjutnya, rombongan mengikuti paparan di Pos Terpadu bersama jajaran Forkopimda Provinsi Lampung terkait kondisi arus balik serta strategi pengamanan yang diterapkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan area keberangkatan kendaraan roda dua.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri bersama Ketua DPRD, Gubernur Lampung, dan Forkopimda juga menyerahkan bingkisan kepada para pemudik sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Peninjauan berlanjut ke terminal keberangkatan reguler, dimana rombongan menyapa langsung para pemudik serta melihat sistem pengaturan arus keluar masuk kendaraan di area drop point pelabuhan. Kegiatan ditutup dengan peninjauan Pos Siaga SAR.

Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar mengapresiasi sinergi lintas instansi dalam pengamanan arus balik Lebaran tahun ini. Menurutnya, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif.

“Kami mengapresiasi seluruh petugas di lapangan, baik dari kementerian, dinas terkait, maupun TNI dan Polri yang telah bekerja maksimal dalam memastikan kelancaran arus balik,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Persiapan Pemerintah Provinsi Lampung dinilai telah berjalan optimal dan terencana dengan baik.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa penerapan rekayasa lalu lintas serta koordinasi lintas sektoral di kawasan Bakauheni berjalan efektif. Hal ini dinilai mampu meminimalisir kepadatan kendaraan meskipun volume pemudik meningkat signifikan. (*)

Bagaimana Menurut Anda