Jelang Lebaran, THR Rp35,6 Miliar untuk 12 Ribu ASN dan DPRD Lampung Selatan Cair Lebih Awal

3

LAMPUNG SELATAN, BERITAANDA – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur pemerintah daerah. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp35,6 miliar dan dibayarkan lebih awal kepada para penerima.

Sebanyak 12.014 aparatur menerima THR tersebut. Mereka terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dua pejabat negara, anggota DPRD, serta PPPK paruh waktu.

Penyerahan THR secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama kepada perwakilan ASN di Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan, Kalianda, Jumat (13/3/2026).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan, Rini Ariasih menjelaskan, bahwa pencairan THR telah dilakukan langsung ke rekening masing-masing penerima.

“Per 12 Maret 2026, tunjangan hari raya keagamaan bagi seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah dicairkan,” ujar Rini dalam laporannya.

Ia merinci, penerima THR terdiri dari 5.442 PNS, 741 PPPK, dua pejabat negara, 50 anggota DPRD, serta 5.779 PPPK paruh waktu yang menerima tunjangan keagamaan dan tambahan penghasilan THR.

Menurut Rini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sebesar Rp35.629.356.958 untuk pembayaran THR ASN tahun 2026.

“Pemberian THR ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras para ASN dalam mendukung pelayanan publik serta pembangunan daerah,” kata Rini.

Selain sebagai bentuk apresiasi, kebijakan tersebut juga menjadi wujud perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan aparatur menjelang Idul Fitri.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan, bahwa pembayaran THR merupakan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan aparatur sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Anggaran ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan aparatur tetap terjaga,” ujar Egi.

Ia mengingatkan bahwa setiap rupiah yang diterima ASN harus diimbangi dengan peningkatan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Setiap rupiah yang saudara terima adalah hutang pengabdian. Pastikan setiap sen yang diterima dapat diwujudkan menjadi pelayanan terbaik dan menghadirkan kepuasan bagi masyarakat,” tegasnya.

Egi juga menekankan pentingnya birokrasi yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, birokrasi yang lambat dan pasif tidak lagi relevan di tengah perkembangan zaman.

“Kita dituntut bekerja secara adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan pengabdian yang tulus, saya yakin Kabupaten Lampung Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera dapat kita wujudkan bersama,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Egi juga memberikan apresiasi kepada pemenang lomba bertutur cerita rakyat Lampung dalam ajang Student Olympic Lampung Selatan 2025.

Penghargaan berupa tabungan pelajar diberikan kepada Nova Reza Aliando dari SMA Negeri 1 Kalianda sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap prestasi generasi muda Lampung Selatan. (Kmf)

Bagaimana Menurut Anda