Jaga Kelestarian Penyu, Bupati Lepaskan Anak Penyu di Perairan Kabupaten Nias

24

NIAS-SUMUT, BERITAANDA – Upaya pelestarian sumber daya penyu, Bupati Nias melaksanakan pelepasan tukik (anak penyu) di perairan Kabupaten Nias, bertempat di Tagaule Kecamatan Bawolato, Senin (8/8).

Dikutip dari niaskab.go.id, Bupati Nias Yaatulo Gulo SE SH M.Si menyampaikan bahwa keberadaan penyu saat ini sudah semakin langka dan populasinya di laut terancam punah, dikarenakan adanya penangkapan penyu untuk diperdagangkan sebagai bahan konsumsi.

“Kesadaran peningkatan pelestarian penyu ini perlu ditingkatkan, karena penyu memiliki perkembangan yang sangat lambat, sebab membutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk mencapai usia reproduksi. Melalui kegiatan ini bisa dijadikan sebagai media pembelajaran secara langsung untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk lebih bijaksana dalam memanfaatkan sumber daya yang ada, agar sumber daya yang tersedia saat ini dapat secara berkelanjutan dinikmati hingga generasi berikutnya,” harap Bupati Nias.

Selanjutnya, Bupati mengimbau Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias untuk melakukan langkah-langkah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnnya pelestarian penyu,

“Untuk para nelayan serta seluruh masyarakat untuk turut memutus rantai perdagangan penyu dengan tidak menangkap penyu dari habitatnya, tidak mengambil telur dan tidak mengkonsumsi serta memperdagangkan daging, telur dan bagian tubuh lainnya,” tegas Bupati Nias.

Kepada Rumah Penyu Nias yang memprakarsai kegiatan ini, Bupati Nias berpesan untuk terus berbuat bagi Pulau Nias, menjadi wadah edukasi bagi masyarakat dan semoga dapat bertumbuh kembang serta memiliki jaringan yang luas untuk mewujudkan tujuan tujuan konservasi sebagaimana diharapkan. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda