Inilah Data Terbaru Kasus Covid-19 di Sergai

291

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sekaligus Bupati Sergai, Ir. H. Soekirman, adakan konfrensi pres, Senin (11/5/2020).

Soekirman menyebutkan, sesuai dengan data pada Ahad (10/5/2020), orang dalam pemantauan (ODP) saat ini berjumlah 774 orang, dimana ada 755 orang telah selesai masa pemantauan dan 19 orang masih dalam pemantauan, serta 2 ODP meninggal.

“2 ODP meninggal dikarenakan penyakit bawaan yang diderita berinisial OAS warga Kecamatan Bintang Bayu, dan BB warga Kecamatan Sipispis,” kata dia.

Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) saat ini berjumlah 32 orang, terdiri dari 23 orang telah selesai masa pengawasan, 5 orang masih dalam fase pengawasan, dan 4 orang PDP dinyatakan meninggal.

Adapun PDP yang meninggal dunia adalah laki-laki berinisial RS (54) dari Kecamatan Dolok Masihul dengan diagnosa PDP Covid-19 dan CKD Stage V. Meninggal di RS Sultan Sulaiman pada tanggal 5 April 2020 serta dimakamkan di Dolok Masihul.

Kemudian perempuan berinisial RS (67) warga Kecamatan Dolok Masihul. Diagnosa penyakit yaitu diabetes melitus, hipertensi, dan pneumonia. Meninggal di RS Royal Prima Medan pada tanggal 12 April 2020 dan dimakamkan di pemakaman Simalingkar Medan.

Lalu ada lagi laki-laki berinisial P (62) warga Kecamatan Sei Rampah, diagnosa penyakit diabetes melitus menahun. Meninggal di RS Sultan Sulaiman pada tanggal 29 April 2020 dan dimakamkan di Sei Rampah.

Dan terakhir perempuan berinisial S (60) warga Kecamatan Sipispis, dengan diagnosa penyakit kanker serviks dan pneumonia. Meninggal di RS Murni Teguh pada tanggal 27 April 2020, dimakamkan di Simalingkar Medan.

Serta diinformasikan juga, data terbaru dari kita ada seorang laki-laki berinisal AJAS (26) warga Kecamatan Dolok Masihul yang sebelumnya berstatus PDP meninggal di RSUP H. Adam Malik Medan pada hari Rabu tanggal 6 Mei 2020. Dimakamkan di pemakaman Simalingkar Medan. Berdasarkan hasil swab tanggal 9 Mei 2020, yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

“Didapatkan laporan bahwa yang bersangkutan baru tiba dari Jakarta dan pulang ke kampung untuk berobat, karena ada riwayat sakit sebelumnya. Tidak melalui faskes (fasilitas kesehatan) yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai. Melainkan langsung menuju dan dirawat di RSUP H. Adam Malik Medan pada tanggal 26 April 2020 dengan diagnosa sekunder Meningitis TB,” jelas dia.

Langkah antisipasi yang dilakukan, pada hari itu juga Sabtu (9/5/2020), Dinas Kesehatan turun langsung ke lokasi melakukan PE (penyelidikan epidemiologi) dengan melakukan pemeriksaan rapid test hari pertama, ketiga dan kesepuluh atas keluarga korban.

“Menetapkan keluarga korban yang kontak langsung dan yang ada riwayat berhubungan dengan korban sebagai OTG (orang tanpa gejala), dan dilakukan pemantauan isolasi selama 14 hari ke depan,” jelas dia.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kecamatan Dolok Masihul dan Kabupaten Sergai dibantu unsur Polsek dan Koramil serta Damkar Dinas Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup melakukan penyemprotan desinfektan di dalam rumah serta diseputarannya, sebagai upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Pada hari ini, Senin (11/5/2020), Gugus Tugas akan melakukan PCR test atau swab terhadap keluarga dan petugas yang kontak dengan pasien positif Covid-19 yang meninggal,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda