IKPM OKI Yogyakarta Lakukan Audiensi dengan Bupati Muchendi, Ini yang Dibahas

5

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa Kabupaten Ogan Komering Ilir (IKPM OKI) Yogyakarta melakukan audiensi dengan Bupati H. Muchendi Mahzareki SE M.Si, dalam rangka silaturahmi sekaligus membahas program kerja organisasi ke depan, Jumat (27/3/2026), di Ruang Rapat Bupati.

Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten II Setda Kabupaten OKI Ir. Man Winardi MT, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI Adi Yanto S.Pd M.Si, Kepala BPKAD OKI Farlidena Burniat SE MM, serta Kepala Kesbangpol OKI H. Irawan Sulaiman S.Sos M.Si.

Ketua IKPM OKI Yogyakarta M. Rahman Aria Pratama menyampaikan sejumlah agenda organisasi untuk dua tahun kepengurusan ke depan. Program tersebut meliputi pelantikan pengurus sebagai bentuk legalitas organisasi, pelaksanaan seminar dan diskusi yang dikolaborasikan dengan kegiatan malam keakraban (makrab), serta penyelenggaraan KabOKI Cup dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten OKI.

Selain itu, dalam audiensi juga dibahas rencana pengelolaan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten OKI yang diharapkan dapat dikelola bersama IKPM Sumatera Selatan. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan mandiri guna menunjang keberlangsungan program kerja organisasi.

Dalam penyampaiannya, Rahman berharap Pemerintah Kabupaten OKI dapat memberikan dukungan, baik moril maupun materil, terhadap seluruh kegiatan IKPM OKI Yogyakarta. Ia juga mengusulkan agar pelantikan kepengurusan dapat dilakukan langsung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk pengakuan dan legalitas organisasi.

Rahman turut menyoroti kondisi asrama mahasiswa OKI di Yogyakarta yang dinilai memprihatinkan. Dari total 20 kamar, hanya sekitar 10 kamar yang masih layak huni. Padahal, keberadaan asrama tersebut sangat membantu pelajar dan mahasiswa asal Ogan Komering Ilir.

“Kami berharap revitalisasi asrama dapat segera direalisasikan, mengingat asrama KabOKI merupakan salah satu asrama daerah luar Jawa tertua di Yogyakarta,” ujarnya.

Selain itu, Rahman juga menyinggung keberadaan aset Pemerintah Kabupaten OKI di Yogyakarta berupa Balai Sriwijaya yang berdiri di atas lahan milik Pemkab OKI, namun saat ini dikelola oleh IKPM Sumatera Selatan tanpa keterlibatan IKPM OKI.

Sementara itu, Dewan Penasehat IKPM OKI, Dandi Alfaridzi, mengusulkan agar ke depan Balai Sriwijaya dapat difungsikan sebagai asrama putri Kabupaten OKI, mengingat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan disebut telah memiliki lahan sendiri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Muchendi Mahzareki menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan solusi terkait permasalahan asrama mahasiswa yang saat ini masih dalam tahap pembahasan.

“Insya Allah, tahun ini kita upayakan bisa terealisasi melalui program revitalisasi asrama,” ujarnya.

Bupati juga mempersilakan IKPM OKI Yogyakarta untuk menyampaikan proposal kegiatan secara resmi agar dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan. Terkait rencana pengelolaan aset bersama, ia mendorong agar segera diajukan secara tertulis untuk diproses lebih lanjut.

Ia berharap, ke depan IKPM OKI Yogyakarta dapat memiliki sumber pemasukan mandiri guna mendukung keberlanjutan organisasi. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda