Halalbihalal di Lamban Rakyat Jadi Berkah UMKM, Dagangan Ludes dan Dibagikan Gratis

1

LAMPUNG SELATAN, BERITAANDA – Kegiatan halalbihalal yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan di Lamban Rakyat, Sabtu (21/3/2026), tidak hanya menghadirkan suasana silaturahmi yang hangat, tetapi juga membawa dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kegiatan tersebut, dagangan para pelaku UMKM ludes setelah diborong oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, untuk kemudian dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Momentum ini menjadi lebih dari sekadar perayaan Idul Fitri. Dibalik kebersamaan yang terjalin, terbuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil yang turut berpartisipasi.

Dampaknya pun dirasakan secara instan. Para pedagang tidak perlu menunggu lama untuk menjual dagangan mereka. Bahkan, sebelum sore hari, hampir seluruh lapak telah habis terjual.

Kiki, penjual pempek, mengaku dagangannya ludes dalam waktu singkat. Ia menyebut kondisi tersebut sangat berbeda dibandingkan hari biasa.

“Biasanya bisa habis berhari-hari, tapi hari ini langsung habis. Sangat membantu kami,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Mama Omam, penjual siomay. Ia mengatakan seluruh dagangannya terjual jauh lebih cepat karena diborong dalam kegiatan tersebut.

“Biasanya sampai sore, ini cepat sekali habis. Terima kasih Pak Egi,” katanya.

Sementara itu, Saleh, penjual pecel, menilai kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha kecil. Ia mengapresiasi kesempatan yang diberikan pemerintah daerah, tidak hanya untuk berjualan tanpa biaya, tetapi juga adanya kepastian dagangan terjual.

Kegiatan halalbihalal ini menjadi bukti bahwa program pemerintah daerah dapat dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya sektor UMKM. Selain mempererat silaturahmi di momen Lebaran, kegiatan ini juga mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat secara konkret.

Langkah yang dilakukan Bupati Lampung Selatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberdayakan UMKM. Kebersamaan yang terbangun tidak berhenti pada seremoni, melainkan hadir dalam bentuk aksi nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. (Kmf)

Bagaimana Menurut Anda