Guna Wujudkan Program Peternakan Terintegrasi, Pemdes Betung I Gandeng Unsri

50
Kades Betung I dan rombongan serta pihak Prodi Peternakan Unsri berpoto bersama usai Audiensi.

OGAN ILIR, BERITAANDA – Bertujuan membahas upaya pengembangan usaha peternakan sapi, khususnya pengembangbiakan dan penggemukan yang merupakan strategi untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat serta menciptakan lapangan kerja di wilayah pedesaan. Kepala Desa Betung I Dedi Krisna bersama Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kecamatan Lubuk Keliat Aditia Arief Laksana S.Sos serta pihak Program Studi Peternakan Universitas Sriwijaya menggelar pertemuan atau audiensi di ruang rapat program studi tersebut, Senin (26/5/2025).

Dalam audiensi ini, Ketua Pokdarwis menyampaikan bahwa kebutuhan daging sapi di Provinsi Sumatera Selatan saat ini mencapai 30.000 ton per tahun, sementara ketersediaan lokal baru mampu memenuhi sekitar 35% atau sebesar 10.500 ton per tahun.

“Ini termasuk suatu hal yang urgen atau mendesak. Menjadi peluang besar yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa melalui perangkat desa untuk mengembangkan usaha peternakan sapi, yang tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan kerja,” ujarnya saat dibincangi media ini.

Senada dengan hal ini, Kepala Desa Betung I Dedi Krisna juga menyampaikan bahwa inisiatif pengembangan peternakan sapi telah ia upayakan sejak sebelum menjabat sebagai kepala desa. Setelah kini menjabat, dirinya berupaya mengoptimalkan lahan tidur yang ada di desanya untuk dijadikan lahan produksi pakan ternak.

“Dan sekarang kita telah membeli tiga ekor sapi, kemudian membangun kandang, serta menyediakan peralatan yang dibutuhkan. Menurut kami, Desa Betung I memiliki potensi besar untuk usaha peternakan sapi. Maka dari itu, kami serius untuk mewujudkannya,” terangnya.

Hewan ternak Sapi, saat ini sedang dalam pengembangan untuk digemukkan dan pengembangbiakan di Betung I.

Sementara itu, pihak Program Studi Peternakan Universitas Sriwijaya menyambut baik semangat kolaboratif ini. Ketua Program Studi Prof. Dr. Rizki Polupi S.Pt MP menyatakan komitmennya untuk mendampingi pengembangan program peternakan di Desa Betung I tersebut.

“Dalam waktu dekat, kita akan mengajak dosen dan civitas akademika yang berkecimpung dalam bidang peternakan untuk melakukan kunjungan langsung guna menilai progres serta potensi pengembangan program lebih lanjut. Diharapkan, kolaborasi ini menjadi langkah awal menuju terbentuknya sistem peternakan terintegrasi yang dapat mendukung ketahanan pangan daerah serta memberdayakan masyarakat desa secara berkelanjutan,” tutupnya. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda